Lelang Tol Semarang-Demak Selesai Tahun Ini

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 23 Oktober 2018 | 17:35 WIB
Lelang Tol Semarang-Demak Selesai Tahun Ini
Ilustrasi Kendaraan melintasi salah satu ruas Jalan tol Semarang-Batang di Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah/ANTARA-Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan lelang tol Semarang-Demak selesai tahun ini. Pembangunan tol sepanjang 27 kilometer tersebut sebagai penahan pasang air laut atau rob.

Demikian dikatakannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan 'International Conference on Indonesian Social & Political Enquiries (ICISPE)' yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (22/10/2018).

Dalam konferensi yang mengusung tema 'Asean Community For Sustainable Development' tersebut, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan jika pembangunan Tol Semarang Demak merupakan bagian dari upaya pengembangan infrastruktur berkelanjutan. 

Hendi menjelaskan dari 17 fokus SDGs yang ditetapkan salah satu pointnya adalah terkait infrastruktur yang berkualitas untuk pembangunan berkelanjutan.

Bagi Kota Semarang dalam upaya penanganan banjir di wilayah timur, tol yang juga berfungsi sebagai tanggul laut ini menjadi infrastruktur yang mendesak untuk dikerjakan.

"Untuk prosesnya sendiri Tol laut Semarang-Demak pada bulan-bulan ini akan segera dilelangkan, saya menyaksikan sendiri dari Kementrian PUPR sudah menyerahkan sebuah draft kepada pemrakarsa pembangunan jalan tol untuk dilakukan tahun ini," kata Hendi dalam keterangan pers.

Selain itu dirinya juga menjelaskan jika pada era kepemimpinannya, Pemerintah Kota Semarang memang fokus untuk dapat mencapai target pembangunan yang ditentukan oleh PBB melalui rancangan 'Sustainable Development Goals' (SDGs). 

"Dari 17 fokus di SDGs dengan 169 capaian terukur yang ada terus kita coba breakdown satu per satu melalui berbagai program lintas instansi. Misalnya terkait target SDGs tentang 'Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak', kita upayakan dengan peningkatan investasi yang sejalan dengan penurunan angka pengangguran di Kota Semarang,". ujarnya.

Adapun, dalam paparan yang disampaikan Hendi tercatat bahwa angka pengangguran di Kota Semarang telah mengalami penurunan jumlah yang sangat besar dari tahun 2011 hingga 2017. 

Pada tahun 2011 dirinya menyebutkan bahwa jumlah pengangguran di Kota Semarang ada pada angka 10,23%. Persentase tersebut kemudian menurun tajam pada tahun 2017 hingga pada angka 6,61%.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya