Kota Yogyakarta Dorong Penggunaan Alat Ukur Timbangan

Wali Kota Yogyakarta berharap alat ukur timbangan digunakan seluruh pedagang pasar tradisional untuk menciptakan transaksi perdagangan yang transparan.
Gloria Natalia Dolorosa | 16 Mei 2018 09:38 WIB
Pasar Beringharjo di Yogyakarta - Antara

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Wali Kota Yogyakarta berharap alat ukur timbangan digunakan seluruh pedagang pasar tradisional untuk menciptakan transaksi perdagangan yang transparan.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Daerah Yogyakarta Haryadi Suyuti saat meresmikan taman tertib ukur dan simbol timbangan di Pasar Beringharjo, Selasa (15/5/2018) malam. Taman tertib ukur terletak di timur Pasar Beringharjo dan tepat di seberangnya terdapat simbol timbangan.

“Taman tertib ukur bisa menjadi inspirasi pedagang untuk senantiasa menggunakan ukuran yang tertib. Relief ini menggambarkan aktivitas di pasar tradisional di kota Yogyakarta,” tuturnya.

Pada 2016, Kota Yogyakarta memperoleh penghargaan Daerah Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang menerapkan dan menjaga tertib ukur dalam transaksi perdagangan.

“Harapan saya bukan hanya di Pasar Beringharjo, simbol ini [timbangan] selanjutnya diletakkan ke semua pasar dengan komitmen dari pedagang untuk menggunakan timbangan,” ucap Haryadi.

Selain meresmikan relief dan taman tertib ukur, Wali Kota meresmikan uji coba restribusi non tunai di Pasar Beringharjo. Layanan ini disediakan Bank BPD DIY.

Tag : yogyakarta, pasar tradisional
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top