Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Wisata Lasem Jateng Belum Tergarap Maksimal

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai, potensi wisata yang ada di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang belum tergarap secara maksimal.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 13 Agustus 2018  |  19:41 WIB
Potensi wisata - Bisnis/Haffiyan
Potensi wisata - Bisnis/Haffiyan

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai, potensi wisata yang ada di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang belum tergarap secara maksimal.

Untuk itu, Pemprov Jateng sedang berupaya mencari formula terbaik dalam mengembangkan potensi wisata di Lasem. 

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng Urib Sihabudin menuturkan, Lasem mempunyai potensi yang menjanjikan karena memiliki akulturasi budaya yang kuat terutama keragaman umat beragama disana.

"Lasem mempunyai potensi sangat kuat untuk dijual dan menarik wisatawan dari luar negeri. Ini karena keragaman budaya dan akulturasi masyarakat dari berbagai agama yang berdampingan dengan damai," ujar Urip Senin (13/8/2018).

Menurut Urip, di Lasem potensi wisata halal sangat menarik karena ada beberapa makanan lezat seperti lontong tuyuhan dan sirup kawista. Sehingga Pemprov Jateng terus mendorong agar wisata kuliner di Lasem semakin terkenal. 

"Lasem punya makanan khas yakni lontong tuyuhan dan sirup kawista ini bisa dimanfaatkan untuk dijadikan wisata halal bagi traveler yang berkunjung di salah satu kecamatan di Kabupaten Rembang tersebut," ucapnya.

Pemprov Jateng merencanakan adanya penyatuan wisata dari Semarang menuju ke Lasem. Pasalnya, wisata yang ada di Semarang dan Lasem saling berhubungan yakni menelusuri jejak Laksamana Ceng Ho. 

Akulturasi budaya Tionghoa yang kental membuat, diadakannya festival dari Semarang menuju ke Lasem akan menarik banyak wisatawan khususnya dari Tiongkok. Pasalnya wisatawan Tiongkok akan mengetahui sejarah panjang napak tilas leluhur mereka yang pernah menduduki Jawa Tengah.

"Kami sedang merencanakan adanya pemgambungan wisata dari Semarang menuju ke Lasem, namun ini baru wacana tapi jika terlaksana maka kegiatan ini dipastikan menyedot banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Disisi lain menurut Urip, adanya festival Lasem yang digelar setiap tahun bisa mendongkrak pariwisata disana."Festival Lasem bisa menjadi salah satu magnet kuat untuk menarik wisatawan tinggal sosialisasi digencarkan saja," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng lasem
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top