Seorang Pendaki Dievakuasi dari Gunung Sindoro Akibat Cedera

Korban mengalami nasib nahas saat hendak turun dari pos 4.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 16 Juni 2019  |  13:13 WIB
Seorang Pendaki Dievakuasi dari Gunung Sindoro Akibat Cedera
Seorang warga mengabadaikan pemandangan saat matahari terbit di lereng Gunung Sindoro di kawasan wisata alam Posong, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah - Antara

Bisnis.com, TEMANGGUNG – Nasib nahas dialami pendaki asal Sukoharjo, Muhammad Hafiszain, saat mendaki di Gunung Sindoro, Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (15/4/2019). Remaja berusia 14 tahun itu mengalami insiden hingga harus dievakuasi tim SAR gabungan.

Informasi yang diperoleh Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) dari Basarnas Jateng, Hafiszain awalnya melakukan pendakian bersama teman-temannya, Jumat (14/6/2019) sore. Setelah berhasil sampai di puncak, korban pun turun pada Sabtu siang melalui jalur Grasindo.

Meski demikian, korban mengalami nasib nahas saat hendak turun dari pos 4. Ia terpeleset dan terjatuh hingga mengalami luka cukup parah karena terbentur batu.

“Ia terpeleset dan terjatuh sehingga mengalami luka terbuka karena terbentur batu. Korban juga mengalami luka di bagian leher sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” ujar Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, Minggu (16/6/2019).

Basarnas Jateng yang mendapat informasi itu pun langsung memerintahkan anggotanya melakukan evakuasi. Tim Basarnas Unit Siaga Wonoso bersama tim gabungan langsung melakukan operasi penyelamatan untuk remaja asal Sukoharjo itu.

“Proses evakuasi dilakukan dari ketinggian kurang lebih 2.300 meter di atas permukaan laut melibatkan tim SAR gabungan dari polsek, koramil, Azora Sumbing, SAR Wonosobo, dan Basecamp Grasindo,” ujar Koordinator Basarnas Unit Siaga Wonosobo, Heri Sunandar.

Heri jalur pendakian yang terjal, ditambah kondisi yang sudah malam membuat tim SAR gabungan sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi. Meski demikian, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan setelah memakan waktu lebih dari lima jam.

“Survivor akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat pada pukul 20.30 WIB. Proses evakuasi berjalan kurang lebih lima jam. Survivor saat ini sudah dibawa ke RS Ngesti Waluyo untuk menjalani perawatan,” ujar Heri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mendaki gunung

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top