Jelang Pancaroba, Warga Jateng Diminta Waspadai Hujan Badai

Sebelum memasuki musim hujan, BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap musim peralihan atau pancaroba. Pada transisi musim inilah yang kerap terjadi bencana dan badai.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  12:15 WIB
Jelang Pancaroba, Warga Jateng Diminta Waspadai Hujan Badai
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi akan adanya hujan badai di saat pergantian musim panas ke musim penghujan di Jawa Tengah. Menurut BMKG awal musim penghujan di Jateng akan jatuh pada bulan November 2019. 

Sebelum memasuki musim hujan, BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap musim peralihan atau pancaroba. Pada transisi musim inilah yang kerap terjadi bencana dan badai.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Semarang, Lis W Harmoko menjelaskan, pada musim pancaroba biasanya akan terjadi badai. Hujan serta angin bahkan petir akan menjadi pertanda pergantian musim telah tiba.

"Biasanya hujan lokal intensitas tinggi akan terjadi dalam waktu singkat. Sekitar setengah hingga satu jam saja," kata Lis W Harmoko, Rabu (28/8/2019).

Bukan hanya itu, angin puting beliung dan hujan es juga dimungkinkan terjadi selama peralihan musim. Dia meminta masyarakat untuk segera mempersiapkan diri sebelum datangnya peralihan musim sebagai langkah antisipasi.

Dia mencontohkan, saluran air atau selokan sebaiknya segera dibersihkan. Selama musim kemarau, selokan-selokan biasanya terabaikan dan banyak sampah.

"Perlu untuk bersiap-siap jika nanti tiba-tiba terjadi hujan intensitas sedang atau tinggi. Hal itu dilakukan agar selokan tidak tersumbat oleh sampah dan menyebabkan banjir," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jateng, BMKG, pancaroba

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top