Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Patok Proyek Jalur Kereta Jogja-Borobudur Dicabuti Petani

Patok batas tanah terkait dengan proyek jalur kereta api Jogja-Borobudur-Semarang di Sleman dicabut masyarakat.
Hafit Yudi Suprobo
Hafit Yudi Suprobo - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  20:15 WIB
Kepala Dukuh Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, Suwardi menunjukkan patok bambu yang ada di lahan sawah milik warga di dusun Ngentak Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan, Sleman, Senin (7/10/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Kepala Dukuh Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, Suwardi menunjukkan patok bambu yang ada di lahan sawah milik warga di dusun Ngentak Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan, Sleman, Senin (7/10/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo

Bisnis.com, SLEMAN- Patok batas tanah terkait dengan proyek jalur kereta api Jogja-Borobudur-Semarang di Sleman dicabut masyarakat.

Kepala Dukuh Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, Suwardi mengatakan jika patok yang berada di pinggir jalan di dusunnya total ada dua.

"Namun, kalau di persawahan itu lumayan banyak, karena tidak ada sosialisasi akhirnya dicabuti oleh petani," ujar Suwardi kepada Harianjogja.com, Senin (7/10/2019).

Suwardi mengaku belum bisa berkomentar banyak karena memang belum ada informasi maupun sosialisasi mengenai patuk dari Ditjen Perkeretaapian yang ada di wilayahnya. "Terus terang belum bisa bicara yang jelas karena belum ada sosialisasi dari pemerintah desa ke warga masyarakat," ungkapnya.

Adapun, warga di dusun Ngentak Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan Sleman berjumlah 167 KK.

Kasi pemerintahan desa Margoluwih Kardiono membenarkan patok yang dipasnag tersebut terkait dengan proyek jalur kereta Jogja-Borobudur-Semarang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalur kereta api

Sumber : harianjogja.com

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top