Investasi LRT Semarang 60 Persen Lebih Murah dari LRT Jakarta

Pemerintah Kota Semarang mengajukan Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu proyek strategis. Kendati proyeknya serupa, nilai investasi LRT Semarang diperkirakan jauh lebih murah dibandingkan LRT Jakarta.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  18:42 WIB
Investasi LRT Semarang 60 Persen Lebih Murah dari LRT Jakarta
Proses pengangkatan kereta pertama LRT Jabodebek di pitstop Stasiun Harjamukti, Minggu (13/10/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, SEMARANG—Pemerintah Kota Semarang mengajukan Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu proyek strategis. Kendati proyeknya serupa, nilai investasi LRT Semarang diperkirakan jauh lebih murah dibandingkan LRT Jakarta.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan, pemerintah memiliki 4 proyek strategis yang dapat dijalankan dengan skema Kerja sama  Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Keempat proyek itu adalah Light Rail Transit (LRT), Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Jatibarang, Semarang Expo Center, dan Simpang 5 Underground.

“Jalur LRT akan menghubungkan Bandara Ahmad Yani Semarang dengan pusat kota di kawasan Tugu Muda,” ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Panjang jalur mencapai 5,9 km, dengan kisaran investasi Rp200 miliar per km. Artinya, proyek tersebut menelan dana sekitar Rp1,2 triliun.

Staf Khusus Menteri Perhubungan bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Wihana Kirana Jaya, menuturkan perencanaan proyek LRT masih dalam kajian Kemenhub.

Nilai investasi Rp200 miliar per km cenderung lebih murah dibandingkan LRT Jakarta sebesar Rp500 miliar per km. Salah satu penyebabnya ialah nilai tanah dan properti di Ibu Kota Negara yang cenderung lebih tinggi.

“Saat ini [tahapan proyek LRT Semarang] masih kajian di Kemenhub.  Memang lebih hemat dibandingkan Jakarta, karena aset lahannya di Semarang lebih murah,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
LRT

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top