Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ribuan Karyawan Pertamina Terlibat Menjadi Relawan Pengajar

Sejumlah 1.155 pekerja PT Pertamina (Persero) kembali menyelenggarakan kegiatan Pertamina Energi Negeri (PEN) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 18 November 2019  |  11:56 WIB

Bisnis.com, SEMARANG - Sedikitnya 1.155 pekerja PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan kegiatan Pertamina Energi Negeri (PEN) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Tahun ini adalah kali keempat PEN diselenggarakan dan berhasil menarik minat pekerja Pertamina untuk menjadi relawan pengajar. Kegiatan ini merupakan wujud konkret keterlibatan pekerja dalam kegiatan pendidikan serta sosial.

Di wilayah PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah Dan DI Yogyakarta, terdapat tiga lokasi sekolah dasar di wilayah Semarang dan satu sekolah luar biasa (SLB) di Boyolali yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan pada Senin (18/11/2019).

Dijumpai saat mengajar di SLBN Boyolali, General Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian menjelaskan bahwa kegiatan sukarela ini diinisiasi oleh pekerja-pekerja muda Pertamina yang tergabung dalam Culture Change Agent (CCA).

Mereka yang terlibat dalam kegiatan meliputi relawan pengajar, dokumentator, dan fasilitator. Tidak hanya meluangkan waktu satu hari untuk berkegiatan sosial, tetapi juga secara mandiri menyiapkan rencana kegiatan mengajar, serta perlengkapan dan biaya yang mungkin timbul dari kegiatan tersebut.

Relawan lainnya juga tersebar dan mengajar di SDN Kalibanteng Kidul 01, MI Gogik dan MI Muhammadiyah Ngaliyan.

“Sekolah-sekolah ini dipilih karena lokasinya berada di area operasional kami. Selain itu, sekolah yang dipilih saat ini adalah kali pertama pula dapat diselenggarakan kegiatan PEN. Saya berharap kegiatan yang sederhana ini dapat memberikan motivasi dan semangat kepada siswa agar kelak dapat menjadi energi penggerak bangsa” ujar Iin, Senin (18/11/2019).

Pada kesempatan yang sama, Unit Manager Comm & CSR MOR IV Pertamina Anna Yudhiastuti menyampaikan melalui Program Bina Lingkungan, perusahaan juga memberikan bantuan renovasi dan beberapa sarana belajar di sekolah senilai Rp190 juta.

“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat mereka untuk menuntut ilmu,” imbuhnya.

Pertamina Energi Negeri 2019 diadakan di 18 kota yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1.155 relawan. Relawan pengajar dan panitia itu merupakan pekerja-pekerja Pertamina dari seluruh wilayah kerja perusahaan.

Pada Pertamina Energi Energi ini, para relawan akan mengajar secara sukarela selama 1 (satu) hari di 50 Sekolah Dasar atau setara Sekolah Dasar, yang terdiri dari 39 Sekolah Dasar dan 11 sekolah informal ataupun sekolah untuk anak berkebutuhan khusus.

Adapun 11 sekolah berkebutuhan khusus diantaranya adalah: Yayasan Anak Kanker, Pondok Pesantren Metal untuk anak-anak terlantar, SD di Kampung Narkoba, Sekolah untuk anak-anak korban kekerasan rumah tangga, Sekolah apung suku anak dalam, Sekolah Luar Biasa (SLB), Yayasan Biruku untuk pembinaan anak autis serta Program Dreamable untuk Anak Berkebutuhan Khusus.

Pertamina Energi Negeri juga menjangkau sekolah-sekolah yang terletak di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), dimana melalui jangkauan ini Pertamina dapat ikut andil dalam meningkatkan inklusivitas pendidikan di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top