Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banyumas Targetkan Kasus Ibu dan Bayi Meninggal Menurun

Peningkatan mutu pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di puskesmas atau Rumah Sakit harus terus ditingkatkan, sehingga dapat meminimalkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Baru lahir (AKB).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 22 November 2019  |  19:30 WIB
Ibu hamil - Antara
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, SEMARANG - Peningkatan mutu pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di puskesmas atau Rumah Sakit harus terus ditingkatkan, sehingga dapat meminimalkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Baru lahir (AKB).

Upaya tersebut dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas salah satunya melalui kegiatan desiminasi hasil kajian audit maternal dan neonatus. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola program KIA, perwakilan rumah sakit, organisasi wanita, dan Tim Audit Maternal Perinatal (AMP) Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto, mengatakan hasil Audit Maternal Perinatal tingkat Kabupaten Banyumas merupakan serangkaian kegiatan hasil penelusuran sebab kematian dan kesakitan ibu.

“Audit perinatal dan neonatus bertujuan untuk mengetahui cara mencegah kesakitan atau kematian serupa di masa yang akan datang. Dan penyampaian hasil rekomendasi serta rencana tindak lanjut yang harus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat,” paparnya dalam siaran pers, Jumat (22/11/2019).

Menurutnya, angka kematian ibu (AKI) pada 2018 terdapat 18 kasus. Jumlah itu menurun menjadi 9 kasus per Oktober 2019.

Sebagian besar kematian tersebut sebetulnya dapat dicegah melalui pelayanan antenatal yang mampu mendeteksi dan menagani kasus resiko tinggi. Selain itu, pencegahan dapat dilakukan dengan pertolongan persalinan yang bersih dan aman.

Bupati Banyumas Achmad Husein, menyampaikan pemerintah harus terus berupaya mencapai zero Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Baru lahir (AKB).

“Kita bukan mengingkari kodrat Allah, karena kematian adalah kepastian namun sangt muliakita, apabila dapat menyelamatkan Ibu yang mempunyai resiko tinggi,” katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pemangku kepentingan bekerja sama, agar kasus AKI dan AKB tidak lagi terjadi di Banyumas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ibu hamil
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top