Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pedestrian Jalan Jenderal Sudirman Bebas Kabel Semrawut

Kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang empat Toko Buku Gramedia hingga Jembatan Gondolayu terus dipercantik. Tak hanya menyasar trotoar, Pemerintah Kota (Pemkot) juga menata kabel fiber optik agar tak tampak semrawut.
Lugas Subarkah
Lugas Subarkah - Bisnis.com 09 Desember 2019  |  18:08 WIB
Sejumlah pekerja memasang selang pelindung kabel fiber optik ke dalam saluran bawah tanah pada proyek revitalisasi trotoar jalan Jenderal Sudirman, Jogja, Senin (9/12/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Sejumlah pekerja memasang selang pelindung kabel fiber optik ke dalam saluran bawah tanah pada proyek revitalisasi trotoar jalan Jenderal Sudirman, Jogja, Senin (9/12/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Harianjogja.com, JOGJA - Kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang empat Toko Buku Gramedia hingga Jembatan Gondolayu terus dipercantik. Tak hanya menyasar trotoar, Pemerintah Kota (Pemkot) juga menata kabel fiber optik agar tak tampak semrawut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Agus Tri Haryono mengatakan pemindahan (ducting) kabel fiber optik ke dalam tanah tersebut termasuk dalam kegiatan penataan tahap pertama jaringan kabel di Jalan Sudirman.

“Penataan pedestrian Jalan Jendral Sudirman saat ini telah mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung pada Minggu [22/12/2019] mendatang,” ucap dia, Senin (9/12/2019).

Kabel optik yang ditata, kata dia, meliputi kabel milik 13 provider. Semula kabel-kabel tersebut berada di atas permukaan tanah, lengkap dengan tiangnya. Setelah ditata, tiang-tiang kabel dihilangkan dan kabel dimasukkan ke bawah jalur pedestrian berupa ducting yang berukuran 60 sentimeter x 60 sentimeter dengan kedalaman satu meter.

Penataan dengan sistem ducting, menurut dia mampu mengurangi potensi gangguan eksternal yang mempengaruhi kualiatas jaringan semisal pohon, angin, hewan, konstruksi dan lainnya. "Selain itu bisa membikin wajah kota sehingga terlihat elegan dan ramah pejalan kaki," katanya.

Dia berharap penataan ini nantinya dapat mengurangi kepadatan Malioboro dengan mampu menarik wisatawan berkunjung. Nantinya, imbuh Agus, di samping bangunan pos polisi Jalan Jendral Sudirman akan dipasang ikon tulisan Sudirman yang bisa dimanfaatkan untuk berfoto.

Selain itu, di pedestrian tersebut juga dipasangi lampu penerangan jalan umum (LPJU) dan lampu budaya yang akan semakin menambah cantik suasana. Sehingga pada perayaan tahun baru pihaknya berencana menggeliatkan keramaian di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Suroto.

Lalu pada tahap berikutnya atau tahun depan akan dikerjakan hal serupa mulai dari Jembatan Gondolayu hingga Tugu Pal Putih Jogja, serta tiga titik jalan masing-masing sepanjang 100 meter, yakni di Jalan Diponegoro, Jalan Margo Utomo, dan Jalan AM Sangaji sepanjang 100 meter. "Paling tidak di kawasan tugu [Tugu Pal Putih Joja] bebas dari kabel di atas [permukaan tanah]. Semua kabel dialihkan ke saluran bawah tanah sehingga lebih rapi," ujar dia.

Tak hanya itu, pada tahun depan rencananya juga akan dilakukan penurunan kabel milik PLN dan juga ditata dengan metode ducting. Saat ini, diakui Agus, penurunan kabel PLN belum bisa dilakukan karena harus dikoordinasikan dulu dan tidak bisa berada dalam satu saluran yang sama dengan provider.

Sonder Spanduk

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyui, mengatakan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman merupakan kawasan tanpa spanduk, sehingga jika ada spanduk bisa dipastikan ilegal. Adapun tempat beriklan disediakan di tiang-tiang lampu dan bisa menghubungi Pemkot Jogja.

"Saya mohon doa restu kepada seluruh masyarakat untuk marilah sama-sama kita jaga kawsan baru ini menjadi kawasan yang aman, tertib dan bersih. Kami juga minta kerja sama para pelaku usaha untuk memasang CCTV untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Termasuk parkir yang on the road juga bisa ditertibkan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Trotoar pedestrian

Sumber : Harian Jogja

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top