Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Blangko KTP-el Kurang, Pemprov Jateng Ambil Blangko ke Jakarta 

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah mengatasi persoalan minimnya ketersediaan blangko KTP-elektronik dengan mengambil langsung ke pusat secara berkala.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  15:07 WIB
Ilustrasi-Warga mengikuti perekaman data untuk pembuatan e-KTP. - JIBI/Nicolous Irawan
Ilustrasi-Warga mengikuti perekaman data untuk pembuatan e-KTP. - JIBI/Nicolous Irawan

Bisnis.com, SEMARANG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah mengatasi persoalan minimnya ketersediaan blangko KTP-elektronik dengan mengambil langsung ke pusat secara berkala.

Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto menjelaskan keterbatasan blangko KTP-el seringkali dikeluhkan masyarakat, khususnya sejak Pemilu 2019 lalu. Sebagai penggantinya, pemerintah mengeluarkan surat keterangan (Suket) pengganti KTP-el.

Apalagi sepanjang 2019 jumlah Suket dikeluarkan untuk 2.272.353 orang. Hingga Desember 2019 masih ada sekitar 1.636.580 Suket yang belum tercetak menjadi KTP-el.

Sugeng mengakui pengadaan blangko KTP-el menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kendati begitu untuk mengatasi keterbatasan blangko KTP-el di Jateng, pemerintah provinsi bersama kabupaten/ kota berupaya secara berkala mengambil blangko KTP-el ke Ditjen Adminduk Kemendagri di Jakarta.

"Pengambilan blangko ke pusat tidak bisa skala besar, karenanya kami harus beberapa kali mengambil ke Jakarta,” ujarnya, Rabu (22/1/2020).

Pengambilan yang berulangkali tersebut, menurut Sugeng, karena keterbatasan sumberdaya manusia (SDM) dan peralatan percetakan KTP-el sehingga tidak mampu mencetak KTP-el dalam skala besar. Pada 2019, fasilitasi pengambilan blangko KTP-el oleh pemprov mencapai 727.500 blangko. 

Pada awal Januari 2020 ini pemprov sudah memfasilitasi sekitar 146.500 blangko dan yang difasilitasi pemerintah kabupaten/ kota 128.000 blanko. Sehingga total awal 2020 lalu sudah 274.500 blangko untuk Jateng.

“Selasa (21/1/2020) kemarin kami kembali memfasilitasi 64.000 blangko,” ujarnya.

Agar tak terus menimbulkan masalah Sugeng berharap ada strategi yang tepat dalam manajemen percetakan dan distribusi blangko KTP-el yang sudah tercetak ke daerah. Dengan begitu tidak menimbulkan antrean yang meresahkan dan KTP-el benar-benar diterima masyarakat. Masyarakat pun diminta sabar menunggu hasil percetakan dan mengikuti petunjuk petugas.

“Kami, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/ kota pun akan berupaya aktif mengambil di Jakarta. Kami juga terus melakukan pengawasan dalam pendistribusian dan berkoordinasi mengenai penggunaan blangko KTP-el,” kata Sugeng.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp elektronik
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top