Libur Lebaran, Bandara Jenderal Besar Soedirman Dioperasionalkan?

Sampai dengan Februari 2020, progres pembangunan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman, Purbalingga sudah mencapai 42,7 persen.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  12:48 WIB
Libur Lebaran, Bandara Jenderal Besar Soedirman Dioperasionalkan?
Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah sebelum dikembangkan. - Bisnis/Rivki Maulana

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan Bandara Jenderal Besar Soedirman bisa dioperasionalkan pada libur Lebaran 2020.

Sampai dengan Februari 2020, progres pembangunan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman, Purbalingga sudah mencapai 42,7 persen. Saat ini landasan pacu bandara sudah separo lebih direalisasikan. Pembangunan apron penerbangan militer mencapai 44 persen sedangkan apron penerbangan sipil 30 persen sudah dikerjakan.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) Bandara pun sudah disetujui Dyah dan dikirim ke PT Angkasa Pura II.

“Untuk penyusunan desain terminal bandara masih proses karena menunggu persetujuan dari Gubernur Jawa Tengah,” ungkap Dyah dikutip dari halaman resmi Pemprov Jateng, Senin (10/2/2020).

Adapun tahun 2019 telah diselesaikan pembangunan jalan masuk ke Kawasan Bandara JB Soedirman. Pada tahun 2020 dialokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan gerbang masuk bandara, penyediaan kebutuhan air bersih serta penguatan struktur jalan menuju bandara.

Bandara yang juga dikenal dengan nama Bandar Udara Wirasaba ini, nantinya dibangun landmark Patung Jenderal Soedirman. Dukungan dari Pemprov Jateng sangat dibutuhkan guna melengkapi fasilitas dan menangkap peluang dari meningkatnya jumlah wisatawan dan penumpang bandara.

Fasilitas ini seperti Kawasan Perdagangan, Pusat Kuliner, serta Sentra Kerajinan dan Oleh-Oleh. Termasuk promosi Kawasan Strategis Agropolitan MANGGAMAS (Pemalang – Purbalingga – Banyumas) di lereng Gunung Slamet.

Dyah menjelaskan dalam hal pengadaan tanah untuk perpanjangan landasan pacu (runway) bandara dilaksanakan oleh Pemprov Jawa Tengah. Dengan total anggaran pembebasan tanah sebesar Rp70,1 miliar, pada tahun 2019 telah dibebaskan 30 ribu meter persegi tanah sedangkan tahun 2020 direncanakan pembebasan lahan seluas 25.000 meter persegi.

Pada Lebaran tahun ini, PT Angkasa Pura II memastikan Bandara (JB) Soedirman bisa dioperasionalkan.

“Sesuai instruksi Menteri BUMN, bandara bisa difungsikan untuk angkutan Lebaran 2020. Pelayanan arus mudik dan balik harus sudah aktif dilakukan. Pengerjaan runway ditargetkan selesai sebelum arus mudik lebaran, sehingga dapat dilaksanakan uji coba dan validasi oleh Kemenhub,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

Untuk memeroleh masukan dari pihak maskapai, travel, angkutan darat umum maupun online, dan sebagainya, PT Angkasa Pura II berencana mengadakan Forum Group Discussion (FGD) lintas stakeholder sebelum dioperasionalkan. Termasuk memperhitungkan kesiapan bandara menjelang lebaran.

“Maskapai harus sudah terdaftar dalam otoritas penerbangan. Termasuk mengantongi izin mulai dari izin slot oleh operator bandara, izin rute (trayek) dan izin penerbangan dari Kemenhub,” jelas Muhammad.

Meskipun bandara sudah bisa beroperasi, namun pembangunan terminal dipastikan belum selesai. Sehingga PT Angkasa Pura II berencana meminta izin kepada Lanud JB Soedirman untuk meminjam sebagian fasilitas gedungnya sebagai terminal sementara.

“Peresmian Bandara dijadwalkan akhir Desember atau awal Januari 2021 oleh Presiden. Namun karena proses penerbangan sudah berjalan sebelumnya, saat peresmian nanti syarat teknis dan kelayakan sudah terpenuhi,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa tengah, Bandara Wirasaba

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top