Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Ekonomi Kota Semarang Membaik, tapi Pertumbuhan justru Jadi Beban

Menurutnya selama periode  2014-2020, Kota Semarang mengalami transformasi besar menjadi Smart City yang humanis, ekonomis dan ekologis.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  18:42 WIB
Tren Ekonomi Kota Semarang Membaik, tapi Pertumbuhan justru Jadi Beban
Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7). - ANTARA/R. Rekotomo
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Ekonom Unika Soegijapranata Andreas Lako mengakui bahwa selama 5 tahun terakhir pamor dan reputasi Kota Semarang makin bagus.

Menurutnya selama periode  2014-2020, Kota Semarang mengalami transformasi besar menjadi Smart City yang humanis, ekonomis dan ekologis.

"Dengan asumsi pertumbuhan akan tumbuh di angka 6,6%- 7,4% tren produk domestik regional bruto (PDRB) akan tumbuh pesat," kata Andreas di Semarang, Senin (24/2/2020).

Namun demikian Andreas juga menganggap bahwa pertumbuhan ini bisa saja menjadi beban bagi Kota Semarang. Dia mencatat setidaknya ada 6 persoalan krusial dan strategis di Kota Semarang.

Pertama, pertumbuhan ekonomi yang tinggi memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Kedua, kemacetan lalu lintas. Ketiga, limbah atau sampah baik rumah tangga dan industri yang meningkat.

Keempat, penyediaan air bersih PDAM yang belum memadai. Kelima, tata kota hijau yang mengombinasikan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan. Keenam, kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Oleh karena itu, menurut Andreas pemerintajh perlu memperkuat fondasi ekonomi dan memacu pertumbuhan ekonomi yang berkualitas (berkeadilan dan berkelanjutan). Pemerintah juga harus mendorong Kota Semarang menuju Smart City dan Green City.

"Terakhir meminimalisir kemiskinan, kesenjangan dan pengangguran, serta radikalisme sosial," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota semarang
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top