Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Idul Fitri, Konsumsi BBM Jateng Diprediksi Turun 40 Persen

Permintaan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah selama periode Ramadan dan Idulfitri 2020 diperkirakan turun 40 persen menjadi 9.800 kilo liter per hari.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  12:44 WIB
Petugas mengisikan BBM, di sebuah SPBU. - JIBI/Nurul Hidayat
Petugas mengisikan BBM, di sebuah SPBU. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, SEMARANG - Permintaan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah selama periode Ramadan dan Idulfitri 2020 diperkirakan turun 40 persen menjadi 9.800 kilo liter per hari.

Meskipun terjadi penurunan permintaan dikarenakan dampak pandemi covid-19, PT Pertamina (Persero) tetap melakukan pengawasan dan penyaluran BBM kepada konsumen. Dibandingkan tahun sebelumnya, konsumsi BBM d Pertamina di wilayah MOR IV tahun 2020 jauh menurun.

Teuku Johan Miftah, Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, mengatakan pada tahun 2019, realisasi penyaluran BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) meningkat 26% dari rataan harian normal 12.000 Kiloliter menjadi 15.000 KL. Namun, pada tahun ini perkiraan rataan harian saat Ramadhan dan Idul Fitri untuk BBM jenis gasoline hanya berkisar di angka 9.800 KL atau turun hampir 40%.

"Untuk BBM jenis gasoil (Solar dan Dex Series) juga mengalami penurunan dari tahun lalu yaitu pada tahun 2019 rata-rata di bulan Ramadhan konsumsi berkisar di angka 5.800 KL per hari namun di tahun ini berkisar di angka 5.000 KL atau turun 14%," kata Johan Senin (18/5/2020).

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan oleh Pertamina melalui Marketing Operation Region IV diantaranya dengan menyiagakan satgas RAFICO Pertamina hingga akhir Juni 2020 nanti.

"Jika dampak pandemi covid-19 ini berlanjut hingga melewati bulan Juni maka bukan tidak mungkin satgas RAFICO Pertamina dilanjutkan hingga pandemi berakhir," ujarnya.

Tetap berlakunya larangan mudik untuk masyarakat umum juga membuat Pertamina tidak membuka titik-titik SPBU modular di jalan tol Trans Jawa namun stok BBM di 7 titik SPBU regular yang berada di Jalur Tol Trans Jawa (wilayah MOR IV) tetap disiagakan dan dalam jumlah yang cukup.

Adapun ketujuh titik SPBU regular tol Trans Jawa yang berada di wilayah MOR IV yaitu SPBU Jalur A arah ke Surabaya di KM. 379, 429 dan 519 serta SPBU jalur B ke Jakarta yaitu di KM. 260, 360, 389 dan 519.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina jateng BBM
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top