Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Semarang Pacu Pemeriksaan Cepat Covid-19

Jika tes massal memang ditingkatkan menuju skema new normal di Ibu Kota Jawa Tengah.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  08:57 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang tengah menggenjot tes massal Covid-19 kepada masyarakat di sejumlah tempat guna menyambut penerapan new normal di Semarang.

Adapun tes massal digelar di pusat perbelanjaan dan keramaian. Selain itu, tes juga terlaksana di Polrestabes Semarang dan Kejaksaan Negeri Kota Semarang, dimana seluruhnya non-reaktif

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan jika tes massal memang ditingkatkan menuju skema new normal di Ibu Kota Jawa Tengah.

“Sekarang ini memang kami tingkatkan tes massal secara acak, terutama di tempat – tempat keramaian. Alhamdulillah bisa dilakukan dengan baik, kalau yang kemarin salah satunya di mal Paragon hasilnya semua negatif, tinggal nanti kita lihat hasilnya yang hari ini dan selanjutnya,” kata pria yang akrab disapa Hendi tersebut Rabu (27/5/2020).

Tak hanya meningkatkan tes massal, Hendi juga menyebutkan jika Pemerintah Kota Semarang bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Semarang, pun berupaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang SOP kesehatan.

“Kami sekaligus sosilaisasi kepada masyarakat bagaimana nanti kemungkinan yang akan terjadi dalam penerapan new normal dengan sop kesehatan, dan bagaimana kedisiplinan masyarakat menjadi point penting,” tegas Hendi.

Di sisi lain, jelang dipastikannya penghentian PKM pada tanggal 7 Juni 2020 dan beralih pada skema new normal mulai tanggal 8 Juni 2020, Hendi juga menunggu masukan dari berbagai pihak untuk mendapatkan konsep yang tepat, dan tidak menimbulkan dampak buruk pada sisi manapun.

“Ada waktu dan kesempatan mempersiapkan protokol terbaik melindungi warga, akan dibahas pada 6 Juni mendatang, sebagai persiapan sebelum 7 Juni PKM usai, dan new normal mulai 8 Juni,” katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semarang jawa tengah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top