Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rembang dan Tegal Zona Hijau Covid-19, Sekolah Dimungkinkan Buka

Membuka kembali sekolah di masa pandemi, bukan perkara mudah. Sebab banyak juga siswa dari satu kabupaten yang bersekolah di kota lain.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 08 Juni 2020  |  17:40 WIB
Anggota Satpol PP memberikan hukuman kepada warga
Anggota Satpol PP memberikan hukuman kepada warga "push up" saat razia masker di Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2020). Razia masker dalam penerapan tatanan normal baru, Satpol PP mendapatkan puluhan warga masih tidak memakai masker dan di hukum menyanyikan lagu Garuda Pancasila dan "push up". - Antara/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, SEMARANG - Kota Tegal dan Kabupaten Rembang telah dinyatakan sebagai zona hijau Covid-19. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyatakan, sekolah di dua daerah ini dimungkinkan buka kembali.

Dari hasil rapat dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, bahwa sekolah diizinkan membuka kembali tatap muka langsung jika memenuhi persyaratan. Yakni melaksanakan protokol kesehatan, berada di kabupaten atau kota zona hijau, dan selama dua minggu tidak ada penambahan jumlah pasien positif.

"Yang pasti (zona hijau) baru dua kabupaten dan kota yaitu Tegal (Kota) dan Rembang," kata Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Jumeri, Senin (8/6/2020).

Namun membuka kembali sekolah di masa pandemi, bukan perkara mudah. Sebab banyak juga siswa dari satu kabupaten yang bersekolah di kota lain.

"Nah kita nanti mengindentifikasi. Misalnya SMA 3 (Semarang), murid dari Kendal piro (berapa). Kalau Kendal masih merah, tidak boleh masuk dia (murid)," terang Jumeri mencontohkan.

Jumeri juga menerangkan soal rencana pengambilan buku rapor sekolah yang sedianya dilakukan 12 Juni 2020 tetap akan dilakukan. Pihaknya akan mengundang orang tua murid secara virtual. Lantaran kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang belum bagus.

"Tadinya akan mengundang orang tua siswa. Tetapi sekarang tetap mengundang orang tua, tapi secara virtual. Karena kondisi Jawa Tengah belum bagus," tuturnya.

Pihaknya juga tengah melakukan persiapan yang mengacu Kementerian Pendidikan. "Bahwa ada syarat-syarat tertentu sekolah bisa membuka pembelajaran tatap muka kembali. Dinas Pendidikan sendiri sudah menyiapkan protokol kesehatan untuk sekolah, petunjuk teknis untuk penyiapan gugus tugas di sekolah, protokol berangkat sekolah, pulang dari sekolah, pengaturan manajemen pendidikan, pengaturan kurikulum, itu kita buat," ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang terus menyiapkan diri menghadapi kenormalan baru atau new normal. Termasuk salah satunya adalah menyiapkan diri di sektor pendidikan. Yaitu kesiapan sekolah yang ada di Jawa Tengah. Diketahui, sekolah di Jateng rencananya akan mulai masuk pada 13 Juli 2020.

Ganjar menuturkan pihaknya tengah menyusun persiapan norma baru di berbagai sektor. Seperti sektor peribadatan, perkantoran, industri, perdagangan, pendidikan dan pariwisata. Beberapa daerah hijau yang akan menerapkan normal baru, diharuskan memegang pedoman norma baru yang disusun itu.

"Bentuknya nanti mungkin instruksi gubernur (Ingub), atau bisa juga nanti instruksi gugus tugas. Kita sedang susun, dalam waktu dekat segera kami umumkan," kata Ganjar. (K28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top