Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Wonogiri Ditutup Empat Hari, Ini Kata Pedagang

Pedagang kaget mengetahui pasar akan ditutup selama empat hari mulai Minggu.
Rudi Hartono
Rudi Hartono - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  17:35 WIB
Petugas berpatroli di Pasar Kota Wonogiri, kawasan kota Wonogiri, Minggu (26/7/2020). Pemkab Wonogiri menutup pasar itu mulai Minggu itu hingga Rabu (29/7/2020) mendatang. - Bisnis/Rudi Hartono
Petugas berpatroli di Pasar Kota Wonogiri, kawasan kota Wonogiri, Minggu (26/7/2020). Pemkab Wonogiri menutup pasar itu mulai Minggu itu hingga Rabu (29/7/2020) mendatang. - Bisnis/Rudi Hartono

Bisnis.com, WONOGIRI — Pedagang melalui pengurus paguyuban menilai penutupan Pasar Kota Wonogiri terlalu mendadak. Mereka merasa tak pernah diajak berkomunikasi terlebih dahulu sebelum kebijakan diterapkan.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Wonogiri menutup Pasar Kota Wonogiri, mulai Minggu hingga Rabu (26-29/7/2020) mendatang. Kebijakan itu diambil untuk memutus rantai penularan virus corona atau Covid-19 yang berpotensi terjadi di pasar tersebut. Pasalnya, ada warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya aktif beraktivitas di pasar terbesar di Wonogiri tersebut.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Wonogiri atau Perdasari, Utomo Honru Suryanto, menyampaikan para pedagang kaget mengetahui pasar akan ditutup selama empat hari mulai Minggu. Sebab, pedagang baru mengetahui kepastian pasar ditutup pada Sabtu (25/7/2020) pukul 10.00 WIB.

Pedagang hanya mendengar kabar yang belum pasti sejak dua atau tiga hari sebelumnya. Saat itu pengelola pasar tidak meluruskan kabar atau memberi informasi yang sebenarnya. Alhasil, pedagang menganggap kabar tersebut hanya isu.

Utomo lalu meminta kejelasan informasi kepada pengelola pasar, Sabtu pukul 08.00 WIB. Anehnya, pengelola juga mengaku tak mengetahui kepastian penutupan karena surat edaran atau SE belum turun.

“Dua jam setelah saya tanya, pengelola mengumumkan pasar akan ditutup mulai Minggu. Jadi pedagang baru mendapat sosialisasi resmi Sabtu siang. Kalau dibilang kecewa ya kecewa. Saya kira kecewa itu manusiawi karena penutupannya mendadak. Pedagang tidak ada persiapan sama sekali,” kata Utomo saat dihubungi JIBI, Minggu (26/7/2020).

Pantauan JIBI, seluruh akses masuk Pasa Kota Wonogiri diportal. Pasar tidak terlihat satu pun aktivitas niaga di pasar. Petugas pengamanan dari Satpol PP dan satpam internal pasar berpatroli melalui jalur lingkar pasar.

Ada beberapa warga hendak masuk pasar, tetapi akhirnya berhenti di depan pintu pasar. Mereka memperhatikan pengumuman ihwal penutupan pasar. Setelah beberapa lama mereka pergi.

Petugas satpam pasar, Agung, mengatakan pengamanan dilakukan 24 jam dengan cara pengawasan langsung di setiap lantai. Menurut dia tidak ada satu pun pedagang yang nyeyel berdagang di pasar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng Pasar Tradisional

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top