Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hotel di Semarang Melakukan Sejumlah Terobosan

Periode Juli-Agustus lalu mulai terlihat tren yang cukup bagus.
Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Muhammad Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 15 September 2020  |  17:03 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SEMARANG – Industri perhotelan Semarang melakukan sejumlah terobosan guna meningkatkan keterisian kamar. Mereka menawarkan promo potongan harga, hingga meningkatkan kualitas kebersihan dan keamanan kamar.

Bisnis meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) menjadi salah satu bidang usaha yang cukup terpukul oleh pandemi Covid-19 ini. Pembatasan transportasi antar kota serta imbauan untuk tidak mengumpulkan massa dalam jumlah banyak berakibat pada menurunnya omzet usaha MICE. Hal ini juga dialami oleh sektor perhotelan yang menjadi salah satu mata rantai bisnis MICE.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Kota Semarang mulai mengalami penurunan sejak bulan April 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Semarang, pada bulan Juli 2020 TPK hotel berbintang di Kota Semarang sempat mengalami peningkatan 5,50 persen di angka 22,19 persen dibandingkan dengan TPK Juli 2020 yang tercatat di angka 16,69 persen.

Data tersebut diamini Azkar Rizal Muhammad, Public Relations Manager Grand Candi Hotel Semarang. Azkar mengakui bahwa pada periode Juli-Agustus lalu mulai terlihat tren yang cukup bagus.

“Agustus sempat ramai karena beberapa perusahaan dan pemerintahan sudah mulai melakukan perjalanan dinas,” jelasnya ketika diwawancarai via telepon, Selasa (15/9/2020).

Meskipun demikian, di awal September ini ia mencatat penurunan yang cukup signifikan. Salah satu penyebabnya adalah mulai diterapkannya PSBB jilid II di DKI Jakarta serta semakin meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Indonesia.

Untuk tetap bertahan di tengah kondisi ini, berbagai strategi mulai dilakukan. Grand Candi Hotel Semarang misalnya, memastikan bahwa kualitas kebersihan dan keamanan hotel sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. “Kita ingin memberikan assurance kalau (hotel) kita aman,” jelas Azkar.

Hal yang sama juga dilakukan Erna, Executive Assistant Manager MG Setos Hotel Semarang. Pemeriksaan suhu pengunjung sebelum masuk, pembatasan jumlah penumpang lif, sampai pembatasan kapasitas ruangan meeting dilakukan untuk memastikan keamanan pengunjung hotel.

MG Setos Hotel Semarang juga memberikan penawaran khusus untuk acara yang dilakukan secara online, seperti wisuda ataupun pernikahan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian menuju kenormalan baru (new normal), “Karena untuk new normal sepertinya akan berkembang ke arah serba online,” tambahnya ketika dihubungi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng perhotelan semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top