Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Komentar Ganjar Soal Menteri Baru Jokowi

Tak hanya memilih menteri baru untuk mendukung program kerjanya, pemilihan menteri baru kali ini menurut Ganjar memberikan sebuah isyarat.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  23:59 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis 17 September 2020. - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis 17 September 2020. - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap menteri-menteri baru Jokowi itu dapat membantu presiden dalam menjaga integritas. Berbagai kasus sudah muncul dan harus menjadi komitmen yang utama dalam rangka pemberantasan korupsi.

"Selebihnya, tentu saja ada tantangan lain karena pandemi belum selesai. Kita semua harus menyelesaikan dengan segala kreasi dan inovasi," kata Ganjar Selasa (22/12/2020).

Menurut Ganjar, Jokowi pasti memilih orang-orang yang dipercayanya sebagai menteri dengan segala pertimbangan. Mereka yang dipilih itu, ujarnya, dianggap mampu untuk mengemban tugasnya masing-masing.

"Maka saya berharap, segala amanah kepercayaan ini mesti dilaksanakan dengan penuh integritas," imbuhnya.

Disinggung soal profil menteri baru Jokowi, Ganjar melihat mereka adalah sosok yang tepat. Mereka dinilai pantas menduduki jabatan itu.

"Kalau kita melihatnya oke, menurut saya oke. Hanya satu saja yang para dokter langsung telpon saya, ini kenapa Menkesnya bukan dokter ya? Saya jawab pertimbangannya kurang tahu, saya bilang begitu. Kalau yang lain menurut saya oke," jelasnya.

Tak hanya memilih menteri baru untuk mendukung program kerjanya, pemilihan menteri baru kali ini menurut Ganjar memberikan sebuah isyarat. Pemilihan tokoh-tokoh tersebut oleh Jokowi dinilai memiliki nuansa tersendiri.

"Ada nuansa yang bagus. Pak Presiden sedang memberikan sinyal rekonsiliasi," katanya. 

Presiden Joko Widodo menunjuk enam menteri baru dalam resufle Kabinet Indonesia Maju yang diumumkannya, Selasa (22/12). 

Keenamnya ditugaskan mengisi sejumlah jabatan, yakni Menteri Sosial (Mensos), Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) serta Menteri Perdagangan (Mendag).

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Mensos menggantikan Juliari P Batubara yang baru saja ditangkap KPK. Sementara Sandiaga Uno didapuk menjadi Menparekraf menggantikan Whisnutama dan Budi Gunawan Sadikin sebagai Menkes menggantikan Terawan Agus Putranto.

Selain itu, ada juga tokoh muslim Gerakan Pemuda Anshor, Yaqub Cholil Qoumas menjadi Menag menggantikan Fachrul Razi, Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri KKP menggantikan Edhy Prabowo, dan terakhir Muhammad Lutfi menjadi Mendag menggantikan Agus Suparmanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjar pranowo Reshuffle Kabinet presiden jokowi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top