Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rumah Dinas Wali Kota Semarang Bakal jadi Rumah Sakit Darurat

Selama ini, Rumdin Wali Kota tersebut digunakan untuk karantina pasien positif Covid 19.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  20:33 WIB
Ilustrasi-petugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi. - Antara/Ari Bowo Sucipto
Ilustrasi-petugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi. - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan akan meningkatkan status Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Semarang menjadi rumah sakit darurat untuk menampung pasien Covid 19 yang bergejala.

"Rumah Dinas Wali Kota Semarang mulai Senin (11/1/2021) akan ditingkatkan menjadi RS darurat. Di sana akan menampung pasien Covid dengan gejala sesak atau demam," kata Hendi saat menggelar konferensi pers, Kamis (7/1/2021).

Selama ini, Rumdin Wali Kota tersebut digunakan untuk karantina pasien positif Covid 19. Selain itu, Hendi akan menambah satu tempat karantina bagi pasien Covid 19 yang tanpa gejala (OTG).

Tempat tersebut adalah Islamic Center yang berlokasi di Jl. Abdurrahman Saleh Kalipancur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hendi menyebut Islamic Center akan diperuntukkan bagi pasien Covid 19 kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait penambahan tempat isolasi di Ibu Kota Jawa Tengah.

"Bagi orang yang tanpa gejala, tadi sudah koordinasi dan perkembangannya 99 persen akan ditempatkan di Islamic Center. Dalam waktu dekat kurang dari satu minggu ini akan dipakai," ujarnya.

Hendi berharap, tempat karantina baru tersebut dapat mengurangi pasien yang ada di rumah dinas, khususnya bagi yang OTG.(k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top