Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tempat Tidur Pasien Covid-19 Jateng dan DIY Ditambah

Tingginya tingkat penyebaran Covid-19 di dua wilayah ini menyebabkan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Provinsi setempat mengambil kebijakan penambahan tempat tidur pasien.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  16:39 WIB
Ilustrasi rumah sakit darurat. - Bisnis/Rachman
Ilustrasi rumah sakit darurat. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menambah tempat tidur pasien Covid-19 sebanyak 23 persen setelah temuan kapasitas tempat tidur pasien di beberapa wilayah belum memenuhi kapasitas minimal 15 tempat tidur.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat penambahan dilakukan Kabupaten Magelang yang sebelumnya hanya menyediakan 12 tempat tidur kini  21 tempat tidur. Di Kabupaten Pati, kapasitas tempat tidur pasien kini menjadi 17 tempat tidur, dari sebelumnya 13 tempat tidur. Sementara itu, Kabupaten Wonogiri menambah kapasitas tempat tidur untuk memenuhi standar minimal 15 tempat tidur. Sebelumnya, wilayah ini hanya menyediakan 8 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Wilayah lainnya ikut melakukan penambahan tempat tidur, meskipun jumlahnya masih belum mencapai kapasitas minimal yang telah ditentukan.

Penambahan fasilitas tempat tidur pasien Covid-19 juga dilakukan Pemerintah Provinsi DIY. Dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Penanganan Covid-19 yang dilaksanakan pada Minggu lalu (17/1/2021), Kadarmanta Baskara Aji, Sekretaris Daerah DIY, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk menyikapi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di DIY.

“Kita harapannya masing-masing Kabupaten / Kota bisa mengkoordinasikan dengan Rumah Sakit yang ada di Kabupaten / Kota masing-masing, supaya bisa menambah tempat tidur di Rumah Sakit itu,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi DIY juga akan melakukan penambahan ruang isolasi pasien Covid-19. Beberapa opsi telah disiapkan, salah satunya penggunaan aset milik pemerintah daerah.

“Jumlah shelter yang ada juga akan ditambah dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di Desa-desa dan Kecamatan. Seperti balai kelurahan, balai desa, nanti tinggal bagaimana memasangkan antara Rumah Sakit sebagai pembina shelter itu, termasuk di dalamnya Puskesmas,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Pembajun Setyaning Astutie, mengungkapkan bahwa penggunaan fasilitas tempat tidur pasien Covid-19 di Rumah Sakit mesti diprioritaskan sesuai dengan peruntukannya.

“Rumah Sakit itu hanya diperuntukkan untuk pasien yang confirm [dengan gejala] sedang atau berat, dan sangat berat,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa pengawasan mobilisasi masyarakat akan terus dilakukan untuk menekan jumlah penularan Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng diy Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top