Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Merapi Mengeluarkan Tujuh Kali Guguran Lava

Empat guguran lava pijar pertama tercatat pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya. Tiga guguran lava berikutnya terpantau selama pengamatan pukul 06:00 sampai 12:00 WIB ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 800 meter.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2021  |  19:44 WIB
Penampakan Candi Asu yang tertutup plastik di Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (4/2/2021). Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi abu vulkanik erupsi Gunung Merapi dengan menutup empat candi yaitu Candi Lumbung, Candi Pendem, dan Candi Asu ditambah Candi Ngawen menggunakan plastik. - Antara/Anis Efizudin.
Penampakan Candi Asu yang tertutup plastik di Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (4/2/2021). Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi abu vulkanik erupsi Gunung Merapi dengan menutup empat candi yaitu Candi Lumbung, Candi Pendem, dan Candi Asu ditambah Candi Ngawen menggunakan plastik. - Antara/Anis Efizudin.

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sebanyak tujuh kali guguran lava keluar dari Gunung Merapi selama periode pengamatan pada Sabtu (13/2) mulai pukul 00.00 sampai 12.00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Sabtu (13/2/2021) menyebutkan bahwa empat guguran lava pijar pertama tercatat pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya.

Tiga guguran lava berikutnya terpantau selama pengamatan pukul 06:00 sampai 12:00 WIB ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 800 meter.

Berdasarkan data kegempaan terakhir, gunung itu mengalami 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-25 MM selama 12-91 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-12 MM selama 12-23 detik.

Selanjutnya, delapan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 8-15 MM selama 6-9 detik, satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 45 MM selama 8 detik, serta empat kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-9 MM selama 57-99 detik.

Pada periode pengamatan Jumat (12/2) pukul 00.00 sampai 24.00 WIB, BPPTKG mencatat dua kali guguran lava pijar keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah barat daya.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga km dari puncak gunung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diy gunung merapi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top