Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbaikan Jalan Rusak Pantura Jateng, Prosesnya Sampai Fase Ini

Ganjar meminta BBPJN memprioritaskan perbaikan jalan rusak yang kondisinya sangat parah. Jalan yang berlubang cukup dalam atau lebar, harus segera ditambal.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  20:49 WIB
Jalan pantura Kaligawe Semarang - Demak rusak dan berlubang. - Bisnis/Alif Nazzala R.
Jalan pantura Kaligawe Semarang - Demak rusak dan berlubang. - Bisnis/Alif Nazzala R.

Bisnis.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melaksanakan rapat terbatas dengan pengelola Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY membahas penanganan jalan pantura yang rusak akibat musim penghujan.

Dalam rapat terbatas itu, Ganjar mengatakan ada sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah pusat terkait kondisi kerusakan jalur pantura. Perbaikan tidak bisa dilakukan dengan cepat karena masalah anggaran dan juga perubahan mekanisme pengelolaan.

"Tadi kita identifikasi khususnya apa kesulitan-kesulitannya. Dari sana kami dapat mengetahui, ternyata ada transisi pengelolaan, kalau dulu swakelola sekarang itu long segmen dan dikontrakkan pada pihak ketiga," kata Ganjar usai rapat terbatas, Selasa (23/2/2021).

Ganjar juga meminta pemerintah pusat memberikan penjelasan kepada masyarakat. Jika perlu, pemerintah memasang spanduk besar di jalan yang rusak untuk menginformasikan bahwa pekerjaan perbaikan sedang masuk proses lelang.

"Saya minta dijelaskan, ini transisi dan long segmen, ini pekerjaan baru lelang dan sebagainya. Kalau bisa dikasih spanduk yang besar, jadi masyarakat punya informasi yang cukup terkait itu," tegasnya.

Lebih lanjut Ganjar meminta BBPJN memprioritaskan perbaikan jalan rusak yang kondisinya sangat parah. Jalan yang berlubang cukup dalam atau lebar, harus segera ditambal.

"Kalau tidak bisa semuanya, saya minta cari lubang yang sangat dalam dan membahayakan untuk jadi prioritas perbaikan. Kalau itu dibereskan, maka akan aman dan masyarakat bisa kita lindungi," katanya.

Selain dengan pengelola jalan, persoalan jalan rusak ini lanjut Ganjar juga harus menjadi pembahasan serius dengan Kementerian Perhubungan. Pasalnya, banyak angkutan yang melintas di jalanan overload dan over dimension (Odol).

"Kemenhub kami minta mengoptimalisasikan lagi jembatan timbang. Kalau ada yang melanggar, harus ditindak. Jalan berlubang ini tidak hanya pekerjaan balai besar jalan atau bina marga, akan tetapi ada banyak yang harus dibereskan dari sistem ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BBPJN Jateng-DIY, Satrio dalam kesempatan itu menerangkan, sejumlah proyek besar jalur pantura sedang berjalan. Sambil menunggu itu, pihaknya juga terus memperbaiki kondisi jalan berlubang di sejumlah tempat sebagai tindakan darurat.

"Namun perbaikan jalan berlubang itu terkendala cuaca. Sebenarnya kalau kondisinya kering, kami bisa lebih massif lagi," katanya. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng pantura ganjar pranowo
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top