Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JNE Resmikan Kantor Operasional di Cilacap

Pembangunan gedung baru kantor operasional di Cilacap merupakan salah satu langkah peningkatan kapasitas JNE dalam menghadapi high season seperti Ramadhan, Idulfitri, Hari Belanja Online Nasional, Mobile Shopping Day, Hari Bebas Ongkir, Natal dan Tahun Baru.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 26 Februari 2021  |  10:04 WIB
JNE meresmikan kantor operasional, warehouse JNE Cilacap, sekaligus Masjid Al Falah, Rabu (17/2 - 2021). Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan ekspansi pasar. (Foto: Istimewa)
JNE meresmikan kantor operasional, warehouse JNE Cilacap, sekaligus Masjid Al Falah, Rabu (17/2 - 2021). Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan ekspansi pasar. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, CILACAP — JNE terus melakukan ekspansi pasar di Jawa Tengah untuk merespons perkembangan pasar yang kian meluas. Ekspansi dilakukan dengan menambah dan meningkatkan kapasitas infrastruktur untuk mendukung kelancaran distribusi.

Terbaru, pada Rabu (17/2/2021), diresmikan warehouse JNE Cilacap sekaligus Masjid Al Falah yang berdiri di lokasi yang sama. Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan ekspansi pasar di kabupaten yang memiliki wilayah terluas di Jawa Tengah tersebut.

Peresmian gedung dilakukan oleh jajaran direksi yakni Presiden Direktur JNE Feriadi Soeprapto, Direktur Chandra Fireta, Direktur Edi Santoso, Head of Regional Jateng-DIY Marsudi, didampingi oleh Kepala Cabang JNE Cilacap Bagus Indra Zulfikar.

Turut hadir Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, perwakilan perwakilan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap,  Kodim 0703 Cilacap dan Polsek Cilacap Tengah. Para pejabat daerah tersebut turut meresmikan JNE sekaligus mendeklarasikan JNE sebagai Kantor Siaga Candi-Cerdas Antisipatif Mengecek, Berdedikasi dan Berintegritas. JNE menjadi salah satu contoh perusahaan non-perbankan yang menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Presiden Direktur JNE Feriadi Soeprapto mengatakan bahwa pembangunan warehouse dilakukan untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, serta sebagai bentuk dukungan terhadap para pelaku UMKM dan e-commerce yang terus meningkat transaksinya.

“Keberadaan gedung baru ini merupakan salah satu langkah peningkatan kapasitas JNE dalam menghadapi high season pada bulan-bulan tertentu dalam satu tahun seperti seperti, Ramadhan, Idulfitri, Harbolnas [Hari Belanja Online Nasional], Mobile Shopping Day, Harbokir [Hari Bebas Ongkir], Natal dan Tahun Baru, serta yang lainnya,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (26/2/2021).

Dalam kersempatan yang sama, Bagus Indra Zulfikar menyampaikan bahwa Kantor Operasional JNE Cilacap yang baru merupakan salah satu bentuk pengembangan infrastruktur dari JNE Cilacap. Lokasinya yang bersebelahan dengan Kantor Cabang Utama JNE Cilacap di Jl Kalimantan No 11, Gunungsimping, Cilacap Tengah akan memudahkan semua kegiatan operasional dan administrasi yang terintegrasi dalam satu lingkungan.

Selain berfungsi untuk kegiatan operasional outbound (proses barang keluar) dan inbound (proses barang masuk) gedung yang dibangun di atas lahan seluas 2000 m² ini juga dilengkapi dengan berbagi fasilitas.

Fasilitas yang tersedia di antaranya adalah ruang tunggu bagi pelanggan yang akan mengambil barang langsung di JNE serta ruang istirahat bagi para supir luar kota yang masuk ke Cilacap.

Bersamaan dengan diresmikannyaa kantor operasional ini, direksi juga meresmikan Masjid Al-Falah yang dapat digunakan karyawan dan kedepannya dapat dimanfaatkan oleh pelanggan mau pun masyarakat sekitar sesuai dengan tagline “Connecting Happiness”.

Di dalam gedung ini juga disediakan ruang kreatif yang dapat digunakan oleh para UKM untuk berkumpul dan bertemu saat situasi pandemi sudah kondusif. JNE Cilacap berusaha memberikan ruang yang nyaman bagi UKM di Cilacap untuk menyelenggarakan workshop maupun diskusi.

Marsudi, Head Of Regional Jateng-DIY menyebutkan bahwa Ia terus mendorong cabang di wilayahnya untuk terus melakukan pengembangan. “Justru masa pandemi ini JNE harus menjadi penggerak perekonomian masyarakat dengan memberikan dukungan dan kemudahan bagi UKM di masing-masing daerah,” katanya.

Selama kurang lebih lima bulan pembangunan sejak Agustus 2020 ini, diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional dengan 59 sales counter yang tersebar di 24 kecamatan. Gedung ini juga telah dipersiapkan untuk memberikan layanan fulfillment bagi pelanggan yang membutuhkan pelayanan warehouse management system, stock, pengemasan hingga pengiriman yang terintegrasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jne
Editor : Farodlilah Muqoddam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top