Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tancap Gas! Setelah Razia PSK, Gibran Segera Sikat Prostisusi Online di Solo

Gibran telah memerintahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersama Polresta Solo untuK segera merazia prostitusi online yang masif di media sosial.
Solopos
Solopos - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  14:21 WIB
Tancap Gas! Setelah Razia PSK, Gibran Segera Sikat Prostisusi Online di Solo
Petugas menggiring tersangka muncikari berinisial W usai menjalani pemeriksaan di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur saat rilis perkembangan kasus prostitusi daring di Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/1/2019). - ANTARA/Moch Asim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka langsung tancap gas untuk membenahi masalah sosial di Kota Solo.

Gibran telah memerintahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersama Polresta Solo untuK segera merazia prostitusi online yang masif di media sosial. 

Hal itu menindaklanjuti informasi masyarakat usai razia gabungan penyakit masyatakat (pekat) di Kestalan dan Gilingan.

“Kemarin operasi pekat bersama Polresta Solo kan baru pertama kali. Lalu banyak masukan di twitter sama michat lebih banyak, akan kami telusuri dan trace satu per satu,” papar Gibran, Senin (1/3/2021).

Sementara itu, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan Polresta Solo sudah menurunkan tim siber untuk menyelidiki pratik prostitusi online

“Penyelidikan sudah kami lakukan untuk menindaklanjuti aduan yang dimaksud. Segera kami rilis perkembangannya. Kami dan Wali Kota Solo dalam satu frekuensi dan cara berpikir sama mewujudkan Solo Bebas Pekat,”papar Kapolresta.

Dia menambahkan Solo Bebas Pekat berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai pijakan kuat dalam pembangunan Kota Solo.

Sebelumnya, Jajaran Polresta Solo dan Pemkot Solo menggelar dua razia berskala besar yakni razia knalpot brong dan razia penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu (27/2/2021) malam. Hasilnya 30 pengguna knalpot brong ditilang dan 36 pekerja seks komersial (PSK) diamankan patroli gabungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Solo Solo Gibran Rakabuming Raka

Sumber : Solopos.com

Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top