Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Covid-19 di Malioboro, 800-an Calon Penerima Tidak Hadir

Jumlah warga yang diundang mencapai 3.200 orang, namun yang datang untuk melakukan vaksinasi 2.427 orang dan setelah dilakukan penapisan kesehatan ada 2.248 orang yang layak menerima vaksin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  07:23 WIB
Peserta vaksinasi berpose usai divaksin saat vaksinasi Covid-19 massal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (1/3/2021). Vaksinasi Covid-19 massal kepada para pedagang kaki lima, pelaku usaha, penjaga toko hingga karyawan yang ada di Jalan Malioboro sampai ke Alun-alun Yogyakarta dengan jumlah sekitar 19.900 orang itu ditargetkan selesai dalam enam hari ke depan. - Antara/Andreas Fitri Atmoko.
Peserta vaksinasi berpose usai divaksin saat vaksinasi Covid-19 massal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (1/3/2021). Vaksinasi Covid-19 massal kepada para pedagang kaki lima, pelaku usaha, penjaga toko hingga karyawan yang ada di Jalan Malioboro sampai ke Alun-alun Yogyakarta dengan jumlah sekitar 19.900 orang itu ditargetkan selesai dalam enam hari ke depan. - Antara/Andreas Fitri Atmoko.

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta mencatat rerata realisasi vaksinasi massal yang digelar untuk pelaku ekonomi di kawasan Malioboro dan pedagang Pasar Beringharjo mencapai sekitar 70 persen dari target undangan.

“Dalam program vaksinasi massal ini, sekitar 30 persen undangan tidak datang. Padahal vaksinasi sudah diberikan secara gratis, tetapi masih ada warga yang tidak datang,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Rabu (3/3/2021).

Berdasarkan data pada pelaksanaan vaksinasi massal hari kedua, Selasa (2/3/2021), jumlah warga yang diundang mencapai 3.200 orang, namun yang datang untuk melakukan vaksinasi 2.427 orang dan setelah dilakukan penapisan kesehatan ada 2.248 orang yang layak menerima vaksin.

“Artinya, hanya ada 70,25 persen warga yang mendapat vaksinasi,” katanya.

Kondisi serupa juga terjadi pada pelaksanaan vaksinasi hari pertama, Senin (1/3/2021). Dari 3.200 warga yang diundang, hanya ada 2.375 warga yang datang dan hanya 2.294 penerima dinyatakan memenuhi syarat untuk vaksinasi.

Heroe menyebut tidak mengetahui secara pasti alasan warga yang sudah diundang tetapi tidak datang untuk melakukan vaksinasi Covid-19 yang diberikan secara gratis.

Ia berharap, seluruh warga yang sudah memperoleh undangan bisa datang ke lokasi vaksinasi yang sudah ditentukan sesuai jadwal yang diberikan karena vaksinasi tersebut untuk meningkatkan imunitas tubuh menghadapi serangan virus.

Program vaksinasi massal di Yogyakarta diprioritaskan untuk pelaku usaha dan karyawan serta pedagang kaki lima dan pedagang di Pasar Beringharjo dengan harapan mempercepat upaya pemulihan ekonomi.

Warga yang sudah memperoleh undangan vaksinasi diberikan kesempatan hingga 6 Maret mendatang mengikuti vaksinasi.

“Kami berharap, warga yang diundang dapat datang untuk vaksinasi karena di saat yang bersamaan, banyak masyarakat yang mengantre untuk mendapat vaksin,” katanya.

Selain vaksinasi massal untuk pelaku usaha dan ekonomi di kawasan Malioboro yang dilakukan di tiga lokasi, Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali, Benteng Vredeburg, dan Pasar Beringharjo, saat ini juga dilakukan vaksinasi untuk tenaga kesehatan, warga lansia, serta personel TNI dan kepolisian yang dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta diy Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top