Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Masih ada Pandemi, DIY Tetap Siapkan 71 Event Wisata Tahun Ini

Dinas Pariwisata DIY merilis Calendar of Events (CoE) 2021 di mana di dalamnya terdapat 71 event pariwisata yang siap digelar.
Wisatawan memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Senin (31/12/2018)./ANTARA-Andreas Fitri Atmoko
Wisatawan memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Senin (31/12/2018)./ANTARA-Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Sebanyak 71 event budaya dan pariwisata bakal diselenggarakan di DIY pada tahun ini.

Dinas Pariwisata DIY mencatat, berbagai event tersebut terbagi ke dalam 8 kategori dengan 34 event ikonik yang diharapkan dapat menarik minat calon wisatawan baik domestik ataupun mancanegara.

“Informasi penyelenggaraan event yang tersaji lengkap dalam buku kecil CoE 2021 ini diharapkan menginspirasi calon wisatawan berkunjung maupun sebagai panduan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke DIY sehingga dapat mengatur jadwal liburan dengan lebih baik,” jelas Singgih Rahardjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY, seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (7/3/2021).

Menurutnya, kendati terdapat sejumlah agenda pariwisata, penerapan protokol kesehatan juga bakal terus dilakukan selama pandemi Covid-19 belum dinyatakan selesai.

“Tentu dalam pelaksanaan acara, event akan mengikuti kebijakan dari pemerintah sesuai dengan kondisi di tengah masa pandemi Covid-19,” tambahnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, secara virtual juga memberikan sambutan pada peluncuran CoE DIY 2021 ini. Pada kesempatan tersebut, dia mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, serta instansi terkait lainnya untuk tetap optimis dan mulai membangkitkan gairah pariwisata Tanah Air. 

“Bersama-sama untuk bangkit, kami menyampaikan apresiasi kepada Pemda DIY yang menghadirkan CoE 2021. Kami mendukung dengan adaptasi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, event harus bergerak karena itu menggerakkan ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya,” jelas Sandi.

Usaha untuk memacu gairah pariwisata juga dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta. Kamis (4/3/2021) lalu, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta melakukan Direct Promotion Table Top Kota Yogyakarta di Hotel Luxton, Cirebon.

Adapun, sebanyak 40 pelaku usaha pariwisata Kota Yogyakarta menghadiri acara tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan tertib sehingga wisatawan dapat merasa aman dan nyaman.

“Selama protokol kesehatan dipatuhi secara umum di semua destinasi wisata, diharapkan setelah kondisi pandemi berakhir, angka kunjungan wisatawan dapat kembali meningkat dan kondisi ekonomi akan pulih seperti semula,” terang Heroe.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY melaporkan bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di DIY pada bulan Januari 2021 mengalami penurunan 20,40 poin (mtm).

Secara year-on-year, penurunan terjadi sebanyak 28,02 poin. Penurunan ini menggambarkan kinerja sektor industri pariwisata di DIY yang masih sangat dipengaruhi oleh penyebaran Covid-19.

Sejak bulan April 2020, jumlah wisatawan mancanegara di DIY juga masih nihil, kecuali pada Juni di mana tercatat ada 7 wisatawan mancanegara yang masuk. 

Sepinya kunjungan pariwisata di DIY juga berpengaruh pada kinerja sektor usaha transportasi udara. Tercatat, pada Januari 2021, jumlah kedatangan penumpang penerbangan internasional menurun hingga 100 persen, baik secara month-to-month ataupun secara year-on-year.

Sementara itu, jumlah penumpang penerbangan domestik pun tidak lebih baik. Per Januari 2021, jumlah kedatangan penumpang penerbangan domestik tercatat mengalami penurunan 52,61 persen (mtm).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper