Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Sleman: Zona Merah Meningkat, 10 Kecamatan Terdampak

Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong dan mengharapkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  13:31 WIB
Peta epidemiologi Covid-19 Sleman per 1 Mei 2021./Antara - HO/Dinkes Sleman
Peta epidemiologi Covid-19 Sleman per 1 Mei 2021./Antara - HO/Dinkes Sleman

Bisnis.com, SLEMAN - Kabupaten Sleman mengalami peningkatan zona merah terkait pandemi Covid-19.

Berdasar peta epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 1 Mei 2021 zona merah bertambah menjadi 10 kecamatan.

Terjadi peningkatan 100 persen zona merah dari sebelumnya hanya lima kecamatan.

"Peta zonasi Covid-19 Kabupaten Sleman periode 1 Mei menggambarkan terjadi peningkatan penularan di sebagian besar wilayah kapanewon (kecamatan) dibanding periode sebelumnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo di Sleman, Senin (3/5/2021).

Menurut dia, kecamatan dengan zona merah meningkat dari sebelumnya lima kecamatan naik menjadi 10 kecamatan.

Zona merah meliputi Kecamatan (Kapanewon) Moyudan, Tempel, Mlati, Sleman, Gamping, Turi, Berbah, Depok, Kalasan, dan Prambanan.

"Kecamatan yang masuk zona oranye menjadi lima kecamatan meliputi Kecamatan Minggir, Seyegan, Ngaglik, Ngemplak, dan Cangkringan," katanya.

Kemudian terdapat dua kecamatan yang masuk dalam zona kuning yakni Kecamatan Pakem dan Godean.

Ia meminta Satgas Penanganan Covid-19 di wilayah agar memperhatikan Instruksi Bupati Sleman Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro.

"Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong dan mengharapkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai Perbup Nomor 37.1 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)," ujarnya.

Joko mengatakan pelanggaran terhadap peraturan ini dapat dikenakan sanksi. Oleh sebab itu seluruh masyarakat diminta disiplin menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman mencatat total kasus konfirmasi positif hingga Minggu 2 Mei sebanyak 14.378 kasus. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 12.888 kasus, dan pasien meninggal dunia sebanyak 389 kasus.

Penambahan kasus harian pada Minggu 2 Mei tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 18 kasus, sembuh 137 kasus, dan meninggal dunia satu kasus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta sleman Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top