Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keluarga Dominasi Kenaikan Kasus Covid-19 di Yogyakarta

Berdasarkan data corona.jogjakota.go.id pada Jumat (11/6) terdapat tambahan 30 kasus positif Covid-19, 33 pasien dinyatakan sembuh atau selesai isolasi, dan tiga pasien meninggal dunia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  17:51 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Penularan Covid-19 di kalangan keluarga ditengarai berperan dalam peningkatan kasus di Kota Yogyakarta.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat menyebutkan grafik kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta bergerak naik dalam beberapa hari terakhir. 

Kasus di keluarga masih mendominasi angka kasus positif Covid-19 di Kota Gudeg tersebut.

“Pergerakan ini bukan disebabkan libur Lebaran, tetapi justru banyak diakibatkan libur akhir pekan yang panjang dua pekan lalu. Penularan dalam keluarga dan komunitas di masyarakat masih cukup mendominasi,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi, Jumat (11/6/2021).

Peningkatan kasus yang cukup tinggi tercatat terjadi pada Kamis (10/6/2021) dengan temuan 89 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru.

Heroe menyebut angka temuan yang cukup tinggi itu lebih disebabkan keterlambatan penyampaian data selama empat hari sebelumnya, sehingga terjadi penumpukan laporan kasus.

“Tetapi, memang ada sedikit pergerakan kenaikan kasus pada pekan ini. Mudah-mudahan tidak semakin bergerak naik,” katanya.

Dua pekan sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Yogyakarta sempat melakukan karantina wilayah mikro di kawasan Semaki Kulon. Saat itu terjadi penularan di komunitas dengan 63 kasus. “Ini terjadi usai takziah. Tetapi, sekarang kasusnya sudah bisa diatasi,” katanya.

Terkait kasus Covid-19 yang disebabkan varian virus Corona baru, Heroe menyebutkan belum ada laporan yang diterima Satgas.

“Dari kasus yang ada akhir-akhir ini, masyarakat yang sudah mendapat suntikan vaksin lengkap memiliki kekebalan yang lebih baik dalam melawan virus dibanding warga yang belum divaksin,” katanya.

Ia mencontohkan terdapat satu keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan satu anggota keluarga yang sudah divaksin. “Warga yang sudah divaksin tidak menunjukkan gejala apa pun, sedangkan warga yang belum divaksin mengalami gejala yang lebih berat,” katanya.

Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit bagi pasien Covid-19 dipastikan masih mencukupi. Sampai saat ini kapasitas yang terpakai sekitar 50 persen.

Berdasarkan data corona.jogjakota.go.id pada Jumat (11/6) terdapat tambahan 30 kasus positif Covid-19, 33 pasien dinyatakan sembuh atau selesai isolasi, dan tiga pasien meninggal dunia.

Dengan demikian, hingga saat ini terdapat 347 kasus aktif di Yogyakarta, dengan 343 pasien menjalani isolasi mandiri dan empat pasien rawat inap.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta Virus Corona Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top