Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wisata Bergaya Ala Tokyo di Dligo Bantul, Ini Pesonanya

Restoran dan resort bergaya Jepang ini dibangun di lahan seluas 1,5 hektare.
Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati - Bisnis.com 12 September 2021  |  13:44 WIB
Kawasan wisata nuansa Jepang di Muntuk, Dlingo, Bantul, DIY. - Istimewa.
Kawasan wisata nuansa Jepang di Muntuk, Dlingo, Bantul, DIY. - Istimewa.

Bisnis.com, BANTUL - Objek wisata alternatif kerap kali jadi pilihan warga yang mencari suasana baru. Di Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini dibangun objek wisata baru yang membuat wisatawan dapat menikmati nuansa bangunan dan makanan gaya Jepang.

Objek wisata baru yang dapat menjadi pilihan vakansi nuansa Jepang tersebut bernama Litto yang merupakan akronim dari Little Tokyo.

Humas Litto, Nobertha Shinta menerangkan nuansa Jepang akan kental di Litto. Sesuai namanya, mini Tokyo corak dan bentuk bangunan Litto akan membuat wisatawan merasakan merasa tengah berwisata di Jepang.

Restoran dan resort bergaya Jepang ini dibangun di lahan seluas 1,5 hektare dengan pemandangan hamparan Gunung Merapi dan Sumbing serta pantai pesisir selatan.

“Selain dilengkapi dengan restoran indoor dan outdoor, juga akan ditambah dengan fasilitas akomodasi untuk menginap sebanyak 18 kamar, 10 bungalow, serta kolam renang air hangat pertama di Jogja,” tuturnya pada Sabtu (11/9/2021).

“Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, Litto memberdayakan masyarakat desa Muntuk, Dlingo. Dari mulai proses pembangunan sampai dengan tim operasionalnya,” ujarnya.

Dituturkan Nobertha ke depannya secara bertahap Litto akan menambah sejumlah atraksi wisata bekerja sama dengan BUMD setempat. Para pengrajin, seniman, dan komunitas lokal pun akan digandeng oleh Litto ke depannya.

“Hadirnya Litto sebagai destinasi wisata, diharapkan bisa memberi dampak positif bagi Kabupaten Bantul dan kebaikan bagi warga sekitar Gunung Cilik, Desa Muntuk, Dlingo. Serta memberi kesejahteraan yang berkelanjutan bagi orang banyak,” ujarnya.

Mengembangkan konsep pembangunan ramah lingkungan, 70 persen lahan di Litto merupakan area terbuka hijau. Namun dijelaskan Nobertha, saat ini Litto masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

“Rencananya pada tahap awal, Asakusa Restoran dan kolam renang Litto Onsen akan dibuka untuk umum di kuartal akhir 2021,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata bantul diy destinasi wisata

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top