Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rembang Genjot Vaksinasi untuk Nelayan dan Santri

TNI AL menyiapkan vaksinasi yang menyasar 1.100 orang masyarakat nelayan, pelajar, dan pesantren di Rembang.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 30 September 2021  |  17:47 WIB
Direktur Utama PT KIW Ahmad Fauzie Nur didampingi Perwakilan Biddokkes Polda Jateng Kompol dr. Yayuk melakukan peninjauan vaksinasi massal, Jumat (17/9/2021). Bisnis - Alif Nazzala R
Direktur Utama PT KIW Ahmad Fauzie Nur didampingi Perwakilan Biddokkes Polda Jateng Kompol dr. Yayuk melakukan peninjauan vaksinasi massal, Jumat (17/9/2021). Bisnis - Alif Nazzala R

Bisnis.com, REMBANG - Pemerintah Kabupaten Rembang bersama TNI terus bersinergi menyukseskan vaksinasi. Salah satunya, TNI Angkatan Laut yang menggelar vaksinasi maritim di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang belum lama ini.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, sinergitas komponen bangsa diperlukan, guna mendukung program pemerintah dalam Percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Disampaikan, pihaknya menyiapkan vaksinasi yang menyasar 1.100 orang masyarakat nelayan, pelajar, dan pesantren.

“Serbuan vaksinasi ini ditujukan kepada masyarakat Kota Rembang dengan sasaran nelayan tradisional, tokoh agama, pelajar, dan siswa pondok pesantren,” ucap KSAL Yudo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Yudo berharap, vaksinasi dapat segera memulihkan perekonomian di Kabupaten Rembang, yang bertumpu pada perikanan dan hasil laut.

“Karena di daerah pelelangan ikan, pemulihan ekonomi dapat terwujud apabila masyarakat sehat, pemulihan ekonomi dapat segera pulih,” imbuhnya.

Terkait penanganan Covid-19, Yudo menjelaskan, jika pihaknya akan menghalau masuknya virus dari area laut, dengan mengatur masuknya kapal asing, yang berkerja sama dengan instansi terkait, untuk menjaga agar kapal yang masuk disesuaikan dengan aturan yang ada.

“Kegiatan di pelabuhan dibatasi, tidak boleh turun dari kapal. Yang di laut, kami mengamankan kapal asing yang di laut,” pungkasnya.

Terkait vaksinasi di lingkungan pondok pesantren, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas memastikan, program vaksinasi bagi kalangan santri akan terus dilakukan sebagai ikhtiar mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) di kalangan pondok pesantren.

“Pesantren kita dorong supaya mendapatkan salah satu prioritas untuk mendapatkan vaksin. Pesantren ini penting, karena santri sejak pandemi mereka sudah berada di pesantren. Jadi sebenarnya mereka paling butuh, paling memerlukan,” ucap Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Gus Yaqut menambahkan, Kementerian Agama yang di dalamnya juga mengurusi pesantren akan memberikan perhatian penuh terkait percepatan vaksinasi di kalangan pesantren dengan menggandeng berbagai pihak, di antaranya TNI AL.

“Kementerian agama yang di dalamnya mengurusi pesantren sangat men-support penuh vaksinasi terhadap pesantren, termasuk apa yang dilakukan Pak KSAL, yang juga melakukan vaksinasi menyasar ke pesantren. Pak KSAL ini juga akan (menggelar vaksinasi) ke Buntet Cirebon dan beberapa pesantren di Jawa Barat. Dan itu luar biasa. Khususnya TNI AL yang memberi perhatian kepada pesantren, sangat kita apresiasi,” imbuhnya. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rembang Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top