Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kendal Lakukan Sidak untuk Jamin Pemerataan Harga Minyak Goreng

Bupati kendal menyebut stok minyak goreng kemasan masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  21:51 WIB
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng kemasan saat operasi pasar minyak goreng murah di Halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (11/1/2022). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, KENDAL - Dico Mahtado Ganinduto, Bupati Kendal, memastikan bahwa stok minyak goreng di wilayah tersebut masih mencukupi. Hal tersebut disampaikan Dico setelah melakukan inspeksi mendadak di Swalayan Sama Jaya, Kecamatan Weleri, pada Selasa (25/1/2022).

"Stok minyak kemasan di swalayan masih aman. Artinya, masih tercukupi untuk keperluan masyarakat. Sidak akan kita lakukan kembali secara acak dan untuk pasar tradisional mungkin nantinya secara bertahap untuk pemerataan harga," jelas Dico seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Kendal.

Di Kabupaten Kendal, harga minyak goreng kemasan mengalami penurunan harga hingga Rp6.000 per kilogram, kini harganya berada di Rp14.000. Sebelumnya, harga minyak goreng kemasan dibandrol di harga Rp20.000 per kilogram.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, per 24 Januari 2022 harga rata-rata nasional untuk minyak goreng curah berkisar di angka Rp18.000 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan memiliki harga yang sedikit lebih tinggi. Tepatnya di Rp18.600 per liter.

Kementerian Perdagangan mencatat harga rata-rata minyak goreng di Jawa Tengah masih berada di bawah rata-rata nasional. Untuk minyak goreng curah dan kemasan, harganya masing-masing berkisar di Rp17.400 dan Rp18.200 per liter.

Di Kota Semarang, harga rata-rata minyak goreng curah tanpa merek berada di angka Rp14.960. Berdasarkan catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, harga minyak goreng curah tertinggi berada di Pasar Bulu dengan Rp12.273 per liter. Sementara itu, di Pasar Johar, Pasar Peterongan, Pasar Karangayu, dan Pasar Gayamsari, harga minyak goreng curah berada di Rp11.818 per liter.

Pada 19 Januari 2022, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan resmi menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng. Harga Rp14.000 per liter dipatok untuk komoditas minyak goreng. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah terkait naiknya harga minyak goreng di Tanah Air. 

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tidak melakukan panic buying. Pasalnya, pihaknya bakal memastikan penjualan minyak goreng satu harga akan sesuai sasaran. "Semua karena single price, tidak perlu tunggu-tungguan, tidak perlu cepat-cepatan. Perlahan semua harganya akan semakin merata," jelas Heroe pekan lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng minyak goreng kendal

Sumber : kendalkab.go.id

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top