Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Ditentang, Pengukuran Lahan di Wadas tetap Berlanjut hingga Sekarang

Tim dari BPN dengan dibantu pengawalan dari kepolisian masih melanjutkan pengukuran lahan di Desa Wadas sampai sekarang.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 10 Februari 2022  |  14:50 WIB
Lokasi pembangunan Waduk Bener di Kabupaten Purworejo. - ANTARA
Lokasi pembangunan Waduk Bener di Kabupaten Purworejo. - ANTARA

Bisnis.com, PURWOREJO - Tim dari Badan Pertanahan (BPN) yang mendapatkan pengawalan dari petugas kepolisian diketahui masih tetap melanjutkan pengukuran lahan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Kamis (10/2/2022).

Informasi tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulisnya.

“Dari ratusan bidang, saat ini tinggal 50 bidang yang belum diukur. Sekitar 15 persen dari jumlah keseluruhan. Melihat progres nya, hari ini selesai,” ungkap Iqbal.

Untuk mengantisipasi adanya kerusuhan, para personel dari kepolisian juga masih bersiaga di lokasi tersebut dan belum ada rencana untuk dilakukan penarikan.

Sementara untuk meredam gejolak di masyarakat, petugas kepolisian, lanjut dia, menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada warga.

Seperti diketahui, proses pengukuran lahan itu sebelumnya menjadi perhatian publik karena adanya aksi reprsif aparat keamanan.

Dalam kejadian itu sedikitnya ada 64 warga yang diamankan karena dianggap melakukan provokasi dan perlawanan.

Buntut dari kejadian itu, sejumlah pihak turut mencam tindakan aparat kepolisian. Bahkan, Komnas HAM meminta agar personel polisi ditarik dari lokasi dan pengukuran lahan dihentikan sementara waktu untuk menghindari konflik dengan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda jateng wadas
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top