Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Klitih di Jogja, Polisi Bakal Periksa Warga yang Melintas saat Malam Hari

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan pengawasan ketat di jalanan Jogja saat malam hari untuk cegah klitih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 April 2022  |  11:30 WIB
Malioboro saat malam hari
Malioboro saat malam hari

Bisnis.com, SOLO - #Jogjadaruratklitih sudah sebaiknya menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan jajaran kepolisian.

Pasalnya pada Minggu (3/4/2022), seorang remaja SMA menjadi korban klitih hingga meninggal dunia. Korban bernama Daffa Adzin Albasith (18) merupakan warga Kebumen yang ayahnya adalah seorang anggota DPRD kabupaten setempat.

Ia yang sekolah di Jogja, menjadi korban klitih saat melintas di Jalan Ring Road Selatan pada dini hari.

Maraknya aksi klitih yang semakin menjadi-jadi, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan frekuensi patroli malam dan razia di jalan raya selama Ramadan untuk mencegah munculnya kasus serupa.

"Patroli biasanya paling tidak satu malam tiga 'trip', sesuai kebutuhan nanti kami tambah lagi menjadi lima sampai enam 'trip'," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Mapolresta Jogja, Selasa (5/4/2022).

Untuk mendukung peningkatan patroli, menurut dia, personel yang bertugas di lapangan juga ditambah dengan jumlah yang disesuaikan dengan situasi kerawanan di masing-masing wilayah.

Menurut Yuliyanto, selain menggencarkan patroli hingga tingkat polsek, petugas juga bakal menggelar pemeriksaan kepemilikan senjata tajam atau peralatan lain yang memungkinkan digunakan untuk berbuat kejahatan.

"Jadi mohon maaf misalnya nanti masyarakat diperiksa di jalan pada malam hari. Itu semata-mata untuk menjaga situasi kamtibmas," kata Yuliyanto.

Selain diupayakan pihak kepolisian, menurut dia, jaminan keamanan selama Ramadhan juga dapat diwujudkan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Jaminan keamanan bisa dilakukan oleh kami, bisa juga oleh masyarakat dengan berpartisipasi ikut ronda malam, ikut jaga," kata dia.

Polda DIY, kata Yuliyanto, juga melarang warga menyalakan petasan untuk menjaga keamanan serta ketenangan beribadah selama Ramadhan.

"Misalnya ada (menyalakan petasan) akan kami amankan mercon-nya supaya tidak diledakkan, supaya tidak mengganggu orang lain," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jogjakarta jogja Klitih

Sumber : Antara

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top