Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Uni Eropa Kirim Dukungan Buat UMKM Yogyakarta

Bantuan diberikan untuk menstimulasi, meningkatkan produksi dan penjualan, serta pendapatan pelaku UMKM di daerah.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 02 Juni 2022  |  13:07 WIB
Ilustrasi. Salah satu produk UMKM berbahan logam yang dipajang di galeri kerajinan di wilayah Boyolali. - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan.
Ilustrasi. Salah satu produk UMKM berbahan logam yang dipajang di galeri kerajinan di wilayah Boyolali. - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan.

Bisnis.com, SEMARANG – Uni Eropa memberikan dukungan pendanaan dalam bentuk kegiatan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta.

Bantuan tersebut disalurkan melalui proyek Active Citizen Building Solidarity and Resilience in Response to Covid-19 (ACTION) yang ditujukan bagi Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK). Bantuan diserahkan secara simbolis dalam sebuah acara yang digelar hybrid pada Kamis (2/6/2022).

“Proyek ini sangat berarti untuk percepatan perkembangan UMKM dan ekonomi daerah. Selanjutnya, pemangku kepentingan di daerah dapat lebih aktif mendampingi UMKM lokal untuk memastikan keberlanjutan setelah proyek ACTION berakhir,” jelas Rieta R. Dewi selaku Ketua Dewan Pengurus PUPUK Indonesia.

Bantuan diberikan untuk menstimulasi, meningkatkan produksi dan penjualan, serta pendapatan pelaku UMKM di daerah. Bantuan tersebut juga diharapkan bisa memberdayakan pelaku UMKM dalam mewujudkan rencana bisnis mereka, terlebih setelah krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Dengan bantuan yang diberikan Uni Eropa tersebut, PUPUK juga telah mengembangkan modul bisnis dan kewirausahaan, melakukan pelatihan dan penguatan kapasitas bagi para pelaku UMKM. Sebanyak 100 pelaku UMKM juga telah mendapat pendampingan.

Tak hanya Kota Yogyakarta, proyek ACTION yang digulirkan Uni Eropa juga menyasar pelaku UMKM dari beberapa daerah lain di Indonesia, seperti Kota Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, Kota Makassar, serta Kabupaten Lombok.

Michel Farkas Selaku Direktur Eksekutif ad interim Hivos, salah satu perwakilan konsorsium proyek ACTION, menyebut bantuan itu sebagai salah satu wujud kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, serta pemerintah daerah. “Saya berharap upaya yang dilakukan PUPUK akan dapat membantu para pelaku usaha dan masyarakat yang didampingi ke arah peningkatan ekonomi pasca pandemi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai informasi, pasca pandemi Covid-19 Uni Eropa telah menggelontorkan sejumlah bantuan bagi negara-negara mitra dagangnya. Di Indonesia, Uni Eropa telah menyalurkan bantuan sekitar 200 juta euro. Dari jumlah tersebut, 6 juta euro atau Rp108,5 miliar didedikasikan untuk mendukung upaya penanggulangan dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi dari krisis Covid-19 di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa umkm yogyakarta diy

Sumber : Siaran Pers

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top