Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ceruk Ekonomi Digital Masih Luas, Teleperformance Lebarkan Sayap ke Yogyakarta

Teleperformance Indonesia, jejaring Teleperformance Global yang menghadirkan solusi bisnis terintegrasi secara digitalbini, kini secara resmi melebarkan sayapnya di Yogyakarta dengan membuka kantor cabang baru di Sleman City Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 13 Juni 2022  |  17:05 WIB
Michael Wullur, President Director Teleperformance (Kanan) ketika menjelaskan perjalanan usaha Teleperformance Indonesia sejak 2003 kepada Gubernur DIY, Sultan Hamengku Bowono X (tengah), disaksikan David Rizzo, President Director Teleperformance Asia Pasific (Kiri) disela pembukaan kantor cabang terbarunya di Yogyakarta. - istimewa
Michael Wullur, President Director Teleperformance (Kanan) ketika menjelaskan perjalanan usaha Teleperformance Indonesia sejak 2003 kepada Gubernur DIY, Sultan Hamengku Bowono X (tengah), disaksikan David Rizzo, President Director Teleperformance Asia Pasific (Kiri) disela pembukaan kantor cabang terbarunya di Yogyakarta. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Teleperformance Indonesia, jejaring Teleperformance Global yang menghadirkan solusi bisnis terintegrasi secara digitalbini, kini secara resmi melebarkan sayapnya di Yogyakarta dengan membuka kantor cabang baru di Sleman City Hall, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Utama Teleperformance Indonesia, Michael Wullur mengatakan, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar dan  bisa menjadi bagian dari raksasa digital dunia. Indikator tersebut ditunjukan oleh data pertumbuhan penetrasi pengguna internet dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021 angkanya melesat hingga 53,73% dari total penduduk Indonesia.

Indikator lain dari laporan yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company. Laporan tersebut memaparkan proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi digital makro Indonesia mampu menghasilkan pendapatan kotor hingga  tembus di angka US$146 miliar pada 2025.

Untuk mewujudkan potensi tersebut, tuturnya, dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi antara pelaku ekonomi digital dengan digital integrated business services yang kompeten sehingga mampu memberikan pengalaman prima dan optimal kepada konsumen yang memanfaatkan layanan digital.

Michael Wullur meyakini bahwa layanan yang prima adalah tulang punggung pertumbuhan dunia digital yang akan memberikan efek domino untuk perkembangan ekonomi nasional.

Selain pertumbuhan tersebut, bermitra dengan digital integrated business services merupakan langkah yang tepat. Karena dapat memberikan informasi secara terukur terutama dalam penyusunan strategi bisnis yang tepat sasaran bagi masa yang akan datang.

“Sejak beroperasi selama 19 tahun di Indonesia, Teleperformance Indonesia telah menghadirkan 4 cabang (site) di tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta dengan lebih dari 4.200 karyawan yang melayani 21 klien bisnis besar”, katanya seperti keterangan resmi yang dikutip, Senin (13/6).

Teleperformance, terangnya, merupakan mitra dalam membantu menjalankan seluruh proses bisnis dari pelaku usaha mulai dari customer experience services, back office services, sampai dengan knowledge services. 

“Sebagai bagian dari Teleperformance global yang sudah melayani pasar digital di 88 negara, melayani 177 market, kami mampu memberikan solusi yang lebih sederhana, lebih cepat, lebih baik, lebih aman, dan bahkan lebih tangguh dengan memanfaatkan teknologi, analitik dan keunggulan proses, termasuk cakupan geografis lokal dan solusi yang inovatif,” kata Michael. 

Menurutnya, kehadiran cabang baru Teleperformance Indonesia di Yogyakarta menjadi bukti komitmen Kami untuk menyerap 4.000 lebih tenaga kerja profesional di Yogyakarta.

“Site ini sangat potensial untuk menjadi basis utama layanan Multilingual Hub market global. Di Yogyakarta Kami sudah memiliki dua cabang  yakni di Jogja City Mall dan Sleman City Mall,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi digital
Editor : Puput Ady Sukarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top