Bank Jateng Bagikan Dividen Rp1,09 Triliun

Bank Jateng berhasil membagikan dividen sebesar Rp1,09 triliun kepada pemegang saham atau sebesar 69,30% dari total laba bersih.
RUPS Bank Jateng yang digelar di Kota Semarang pada Senin (29/1/2024)./ist
RUPS Bank Jateng yang digelar di Kota Semarang pada Senin (29/1/2024)./ist

Bisnis.com, SEMARANG - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng, mencatatkan laba usaha terbesar kedua dari 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia pada tahun 2023.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih Bank Jateng tersebut."Kami selalu melakukan evaluasi dari tahun ke tahun, ini menunjukkan peningkatan ya. Baik itu dari masalah Sumber Daya Manusia (SDM) maupun dividen," jelas Nana usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (29/1/2024) lalu.

Irianto Harko Saputro, Plt Direktur Utama Bank Jateng, menjelaskan bahwa sepanjang 2023 aset Bank Jateng tumbuh menjadi Rp88,42 triliun. Sebelumnya, pada tahun 2022, nilai aset yang dimiliki Bank Jateng berada di posisi Rp84,49 triliun.Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat, dari tahun 2022 lalu yang sebesar Rp66,84 triliun menjadi Rp68,11 triliun pada 2023.

Sementara itu, penyaluran kredit naik menjadi Rp61,56 triliun, dari sebelumnya Rp57,26 triliun.Meskipun tahun 2023 lalu Bank Jateng berhasil menjaga kinerja positifnya, namun demikian laba usaha BPD tersebut dilaporkan mengalami penurunan dari Rp2,43 triliun menjadi Rp2,07 triliun.

Irianto melanjutkan, dari laba tersebut, Bank Jateng berhasil membagikan dividen sebesar Rp1,09 triliun kepada pemegang saham. "Atau sebesar 69,30% dari total laba bersih yang mencapai Rp1,58 triliun," jelasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merupakan pemegang saham terbesar Bank Jateng dengan persentase kepemilikan sebesar 50,04%.

Adapun pemerintah kabupaten dan kota yang menduduki tiga besar kepemilikan saham Bank Jateng antara lain Pemerintah Kota Semarang dengan 4,34%, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dengan 3,39%, dan Pemerintah Kabupaten Pati dengan 2,42% kepemilikan saham.Pada tahun 2023, Bank Jateng berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) penyalur Corporate Social Responsibility (CSR) terbaik.

Selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada 2022 hingga 2023, Bank Jateng berhasil menerima penghargaan CSR Award tersebut. Adapun sejak tahun 2006 hingga 2023, jumlah penyaluran CSR Bank Jateng sudah mencapai Rp321,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper