Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kinerja Perbankan Solo Raya, Laju Kredit Menyalip Penghimpunan DPK

Pihaknya mencatat untuk aset perbankan naik sebesar 4,74%, yakni dari Rp112,64 triliun naik menjadi Rp117,98 triliun.
Ilustrasi uang tunai./Bisnis.com
Ilustrasi uang tunai./Bisnis.com

Bisnis.com, SOLO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan kinerja industri keuangan di Solo Raya, Jawa Tengah, tumbuh positif sepanjang tahun 2023.

Kepala OJK Surakarta Eko Yunianto di Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/3/2024), mengatakan berdasarkan data kinerja sektor jasa keuangan di wilayah Solo Raya posisi Desember 2023, secara "year on year" (yoy) atau tahunan, stabilitas sektor perbankan tetap terjaga dan tumbuh.

Pihaknya mencatat untuk aset perbankan naik sebesar 4,74%, yakni dari Rp112,64 triliun naik menjadi Rp117,98 triliun.

Selanjutnya, untuk kredit atau pembiayaan di sektor perbankan juga tumbuh sebesar 4,01% atau naik Rp4,12 triliun. Berdasarkan data OJK, untuk pembiayaan yang disalurkan per bulan Desember 2022 sebesar Rp102,7 triliun.

Selanjutnya, pada periode yang sama tahun 2023, kredit atau pembiayaan yang disalurkan oleh industri keuangan mencapai Rp106,8 triliun.

Selain itu, untuk dana pihak ketiga (DPK) tercatat mengalami peningkatan sebesar 2,83% menjadi Rp93,63 triliun pada Desember 2023 dari Rp91,05 triliun pada pada Desember 2022.

"Jadi ada kenaikan Rp2,57 triliun untuk DPK tahun lalu," katanya.

Selanjutnya, likuiditas perbankan di wilayah Solo Raya pada Desember 2023 masih terjaga dengan "loan to deposit ratio" (LDR) pada angka 114,10% dan rasio "nonperforming loan" (NPL) atau kredit bermasalah sebesar 8,31% dengan nominal sebesar Rp8,88 triliun.

"Sektor penyumbang NPL terbesar periode Desember 2023 adalah industri pengolahan sebesar 20,10 persen dan industri real estat, usaha persewaan, serta jasa perusahaan sebesar 18,04 persen," katanya.

Meski demikian, secara umum pihaknya menilai kondisi industri jasa keuangan (IJK) di wilayah Solo Raya terjaga stabil dengan mencatatkan kinerja dan pertumbuhan positif sampai Desember 2023.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper