Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemudik Kota Yogyakarta Blusukan Hingga ke Kampung Wisata

Pada periode Lebaran, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta dilaporkan naik signifikan.
Suasana PASTHY Kota Yogyakarta./Ist-Pemkot Yogyakarta.
Suasana PASTHY Kota Yogyakarta./Ist-Pemkot Yogyakarta.

Bisnis.com, SEMARANG - Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta pada periode Idulfitri ini mengalami kenaikan.

Krismono Adjie, Analis Kebijakan Muda Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, menyebut jumlah kunjungan wisatawan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Di Teras Malioboro misalnya, setiap harinya 24.000 pengunjung memadati pusat kuliner dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada periode Lebaran.

Selain faktor masuknya pemudik di wilayah DI Yogyakarta, Kris menyebut media sosial ikut memengaruhi banyaknya kunjungan wisata ke destinasi-destinasi alternatif.

"Rata-rata paling banyak dikunjungi ke Kampung Wisata Purbayan, Cokrodiningratan, dan Rejowinangun," tambahnya, dikutip Kamis (18/4/2024).

Ketiga kampung wisata itu banyak dikunjungi lantaran telah dikenal luas oleh masyarakat. Selain itu, kampung wisata tersebut juga memiliki ragam atraksi yang menarik minat wisatawan. Di Kampung Wisata Purbayan misalnya, wisatawan banyak mengunjungi Masjid Besar Mataram yang berada di kawasan Kotagede.

Selain kampung wisata, pada periode Lebaran, kunjungan di Pusat Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) juga dilaporkan mengalami peningkatan.

"Makin banyak wisatawan yang didominasi rombongan keluarga kecil. Baik itu wisatawan dari luar kota maupun dari dalam kota," kata Agus Purnomo, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) PASTHY dalam siaran pers.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan itu berdampak pada volume lalu lintas di Kota Yogyakarta. Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mencatat, pada periode Lebaran 2024, terjadi peningkatan volume kendaraan hingga 23% dengan jumlah kendaraan yang masuk sekitar 200.000 kendaraan per hari.

Adapun volume lalu lintas di Kota Yogyakarta telah berangsur normal. Penurunan mulai terjadi pada 15 April 2024 dan diperkirakan bakal sepenuhnya kembali normal pada 22 April 2024 mendatang.Pada perkembangan lainnya, di Jawa Tengah, wisatawan masih memadati destinasi wisata unggulan seperti di kawasan Kota Lama Semarang.

Dilaporkan, pada periode Lebaran ada 200.000 wisatawan yang melancong di Kota Lama. Di Kota Surakarta, Masjid Raya Syeikh Zayed juga menjadi favorit dengan jumlah kunjungan 135.859 wisatawan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper