Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prospek Bisnis Asuransi di Daerah Dinilai Masih Menjanjikan

Sejumlah perusahaan asuransi jiwa berencana menambah kantor cabang baru di luar Jabodetabek sepanjang tahun ini, guna mengejar target pertumbuhan pendapatan premi.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 15 Maret 2018  |  13:39 WIB
Prospek Bisnis Asuransi di Daerah Dinilai Masih Menjanjikan
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah perusahaan asuransi jiwa berencana menambah kantor cabang baru di luar Jabodetabek sepanjang tahun ini, guna mengejar target pertumbuhan pendapatan premi.

Chief Marketing and Product Management Generali Indonesia Vivin Arbianti menyampaikan, perseroan berencana menambah 11 kantor cabang baru tahun ini. Salah satunya, kantor cabang baru di Semarang telah diresmikan pada 12 Maret 2018.

Berdasarkan data penjualan Generali, Jawa Tengah yang mencakup Solo, Pekalongan, Semarang, dan Yogyakarta memberikan kontribusi lebih dari 10% terhadap total premi keagenan pada tahun lalu. Oleh karena itu, setelah Semarang, kantor cabang baru akan ada di antaranya Solo, Malang, Solo, Magelang, Medan, dan Jakarta.

Saat ini Generali Indonesia telah memiliki 100 kantor cabang dengan lebih ddari 11.000 agen. Dengan demikian, penambahan kantor cabang baru akan memperkuat jalur distribusi keagenan yang berkontribusi 44% terhadap seluruh penjualan Generali pada tahun lalu.

"Target masih 10 kantor cabang baru lagi. Lebih banyak di Jawa seperti, Malang, Solo, Magelang, Medan, dan tentu saja Jakarta," katanya kepada Bisnis, Rabu (14/3/2018).

Generali Indonesia mencatatkan premi bruto sebesar Rp3,2 triliun sepanjang 2017. Jika dibandingkan pendapatan premi bruto pada 2016 sebesar Rp2,6 triliun, maka angka perolehan 2017 tumbuh 21%. Vivin optimistis pendapatan premi masih akan tumbuh dua digit pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp-el
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top