Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Bawang Putih Terpantau Naik Bertahap Sejak Awal Maret

Harga bawang putih melonjak secara bertahap semenjak awal Maret. Pedagang memperkirakan kenaikan akan terus terjadi sampai puncaknya di Lebaran nanti.
Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis.com 18 Maret 2018  |  17:16 WIB
Harga Bawang Putih Terpantau Naik Bertahap Sejak Awal Maret
Seorang pedagang sembako menunggu pembeli di Pasar Gentan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Minggu (18 - 3).
Bagikan

Bisnis.com, SLEMAN—Harga bawang putih melonjak secara bertahap semenjak awal Maret. Pedagang memperkirakan kenaikan akan terus terjadi sampai puncaknya di Lebaran nanti.

Pedagang sembako di Pasar Colombo, Desa Condongcatur, Depok Tumpak Sutinah mengatakan kenaikan terjadi mulai dari awal Maret. Jenis bawang putih kating menjadi jenis bawang yang mengalami kenaikan signifikan.

Kenaikan terjadi secara bertahap, untuk bawang putih kating mulai dari Rp30.000 per kg di awal bulan, kemudian setelah empat hari naik menjadi Rp40.000 per kg. Untuk jenis bawang sinco, kenaikan tidak begitu signifikan, dari Rp25.000 per kg menjadi Rp28.000 per kg.

“Sekarang ini harga bawang kating saja dari sana (pemasok) sampai ke pedagang bisa Rp55.000,” ujar Tumpak.

Tumpak mengatakan pembeli mulai beralih ke bawang putih jenis sinco, karena kenaikan harganya tidak begitu signifikan.

Menurutnya, pembeli terkadang mengeluhkan harga yang terus meningkat dan stok barang yang kurang. “Pembeli kalau harganya mahal kadang enggak masalah, asal stoknya ada,” kata Tumpak.

Tumpak mengatakan penjualan tetap stabil meskipun harga naik. “Tetap saja kalau penjualannya stabil, karena yang minta juga enggak berkurang, hanya beralih saja dari bawang kating ke bawang sinco,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golkar
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top