KA Sri Tanjung dan Bengawan Berlakukan Tarif Baru

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi VI Yogyakarta mulai 1 Juli 2018 ini, akan memberlakukan tarif parsial untuk dua KA Ekonomi jarak jauh yang bersubsidi.
Farida Trisnaningtyas | 28 Juni 2018 08:37 WIB
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, SOLO—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi VI Yogyakarta mulai 1 Juli 2018 ini, akan memberlakukan tarif parsial untuk dua KA Ekonomi jarak jauh yang bersubsidi.

Kedua kereta ekonomi ini adalah KA Sri Tanjung jurusan Lempuyangan – Banyuwangi dan KA Bengawan jurusan Purwosari – Pasar Senen.

Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan tidak ada kenaikan tarif pada kebijakan ini. Akan tetapi, yang ada adalah penyesuaian tarif berdasarkan jarak tempuh. Dengan demikian, tarif kereta ini bakal lebih murah menyesuaikan jarak yang ditempuh.

“Adanya kereta public service obligation [PSO] atau kewajiban pelayanan publik yang tujuannya untuk memfasilitasi masyarakat demi menaikkan okupansi. Maka dari itu, ada subsidi untuk kereta PSO ini,” ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (27/6/2018).

Eko mencontohkan KA Sri Tanjung tujuan Lempuyangan – Banyuwangi tarif standar sebesar Rp94.000. Tarif ini untuk jarak tempuh lebih dari 460 km. Sedangkan jika jaraknya kurang dari 460 km tarifnya berubah lebih murah menjadi Rp88.000. Sedangkan KA Bengawan jurusan Purwosari – Pasar Senen untuk tarif standarnya Rp74.000 dengan jarak lebih dari 425 km. Sedangkan jika jaraknya kurang dari 425 km, maka harga tiketnya menjadi Rp88.000.

Ia menambahkan sebenarnya kereta PSO ini menyasar masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Dengan begitu, mereka yang mampu diimbau untuk menggunakan kereta dengan kelas di atasnya. Namun demikian, pihaknya tidak bisa memaksa lantaran hanya bersifat imbauan.

“Bagi masyarakat yang mampu ya jangan pakai kereta ini. Biarkan ini dipakai untuk warga yang lebih tepat,” imbuhnya.

Kebijakan ini sesuai Permenhub No. 31 tahun 2018 dan berlaku mulai 1 Juli 2018. Penyesuaian tarif ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk bepergian menggunakan KA ekonomi bersubsidi dengan pelayanan yang sama, tanpa dikurangi. Total terdapat 17 rute perjalanan KA yang mengalami penyesuaian tarif.

“Bagi penumpang yang terlanjur membeli tiket kereta api tersebut dengan harga yang lebih tinggi, maka dapat mengambil selisih bea di stasiun tujuan penumpang dengan menunjukkan boarding pass dan kartu identitas asli kepada petugas loket,” jelasnya.

Sumber : JIBI/Solopos

Tag : kereta api
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top