BPS Jateng Petakan 14 Daerah Ekonomi Kreatif

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah telah memetakan 14 kabupaten/kota yang memiliki potensi ekonomi kreatif.
Alif Nazzala Rizqi | 21 November 2018 14:56 WIB
Perajin memproduksi batik di Kampung Batik Kauman, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (27/9/2018). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, SEMARANG -- Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah telah memetakan 14 kabupaten/kota yang memiliki potensi ekonomi kreatif.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah (Jateng) Sentot Bangun Widoyono mengatakan potensi ekonomi kreatif di Jateng cukup baik. Ada beberapa titik berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif di provinsi tersebut yakni Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Jepara, Pekalongan, dan eks Karesidenan Solo.

"Ekonomi kreatif di Jateng memang sedang berkembang. Kami menghitung ada 100 jenis ekonomi kreatif di Jateng dan kebanyakan merupakan kerajinan tangan," tuturnya, Rabu (21/11/2018).

Beberapa jenis ekonomi kreatif yang banyak berkembang di Jateng adalah kerajinan tangan, batik, dan kuliner. Untuk kuliner, salah satu daerah yang potensial adalah Kabupaten Brebes, yang menjadi tempat bermunculannya industri permen.

"Kuliner memang menjadi salah satu penopang ekraf di Jateng. Ini dibuktikan dengan hadirnya beberapa industri permen di Brebes dan pembuat makanan ringan," terang Sentot.

Sebelumnya, Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Fajar Hutomo menuturkan pihaknya menjembatani pelaku usaha ekonomi kreatif untuk berinteraksi langsung dengan bank konvensional. Pasalnya, dengan bertemunya pelaku usaha dengan perbankan, bank akan mengetahui potensi ekonomi kreatif di Jateng.

"Para pelaku bisa mendapatkan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan bisnis model mereka. Di sisi lain, perbankan konvensional juga mengetahui kebutuhan model persyaratan pengajuan pembiayaan," ujarnya.

Bekraf mengaku berupaya membuka dan memperluas akses pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mengajukan proposal pembiayaan sekaligus memberikan informasi pembiayaan perbankan konvensional yang bisa diakses untuk memperluas bisnis.

Tag : jateng, ekonomi kreatif
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top