Jateng Dorong Pengentasan Kemiskinan di 14 Kabupaten

Pengentasan kemiskinan 14 kabupaten di Jateng yang masih masuk zona merah, didorong untuk memrioritaskan pembangunan infrastruktur. Terlebih pada zona yang sangat merah.
Alif Nazzala Rizqi | 06 Februari 2019 19:00 WIB

Bisnis.com, SEMARANG - Pengentasan kemiskinan 14 kabupaten di Jateng yang masih masuk zona merah, didorong untuk memrioritaskan pembangunan infrastruktur. Terlebih pada zona yang sangat merah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menyampaikan, jika pengentasan kemiskinan menjadi salah satu fokus pemerintah. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur, terutama di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan, penting untuk mempermudah akses masyarakat. Dengan begitu akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Sekda juga meminta kepada SKPD terkait, untuk menyelesaikan pemetaan program prioritas, perumusan konsep surat ke BUMN, BUMD dan perusahaan untuk melaporkan pelaksanaan CSR perusahaan pada 2018 dan rencana 2019.

Selain itu, persiapan highlevel gathering dengan pimpinan perusahaan yang akan digelar di Kota Surakarta.

“Ini sudah rapat kelima, dan masih dua kali lagi. Kita perlu virtual meeting, biar efektif dan efisien. Saya minta juga ada laporan periodik capaiannya. SKPD partner-nya disesuaikan dengan perusahaan yang kompeten,” katanya dalam keterangan tertulis.

Percepatan proses pemetaan, validasi dan verifikasi, lanjut Sri Puryono, dapat mempermudah perusahaan-perusahaan dalam menyalurkan CSR-nya tepat sasaran. Apalagi banyak perusahaan sudah menyatakan siap menyalurkan CSR untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Jateng.

“Kalau data sudah siap, perusahaan siap, tinggal kita satukan, mak plek. Jalanlah program ini,” katanya.

Tag : jateng, pengentasan kemiskinan
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top