Bupati Kulon Progo Berharap Glagah Tropicolorun Jadi Event Tahunan

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo berharap Glagah Tropicolorun bisa menjadi event tahunan untuk mengangkat nama Kulon Progo di kancah nasional.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  15:26 WIB
Bupati Kulon Progo Berharap Glagah Tropicolorun Jadi Event Tahunan
Suasana peserta mengikuti event Glagah Tropicolorun 2019 yang digelar Dinas Pariwisata Kulon Progo, Minggu (24/2/2019). - Istimewa

Bisnis.com, KULON PROGO – Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo berharap Glagah Tropicolorun bisa menjadi event tahunan untuk mengangkat nama Kulon Progo di kancah nasional.

Dua kali penyelenggaraannya, event yang diadakan di Laguna Glagah, Temon, Kulon Progo, dinilai sukses karena mendatangkan banyak peserta dari luar kota.

Dari data panitia, peserta Glagah Tropicolorun bukan hanya berasal dari Kulon Progo, melainkan juga Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Purworejo, Gombong, Solo, Semarang, Wonogiri, hingga Bandung. Bahkan, khusus untuk peserta tahun ini, tercatat empat peserta dari mancanegara.

“Semoga Kulon Progo bisa menjadi salah satu daerah tujuan wisata, apalagi sebentar lagi bandara baru  akan segera beroperasi,” kata Hasto saat memberikan sambutan pada event Glagah Tropicolorun 2019 yang digelar Dinas Pariwisata Kulon Progo, Minggu (24/2/2019).

Lebih dari seribu pelari tercatat ikut meramaikan gelaran olahraga yang sudah kedua kalinya diadakan itu. Menempuh jarak lebih kurang 5 km sepanjang Pantai Glagah, para pelari memperebutkan medali yang disediakan bagi 1.000 finisher pertama. 

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Niken Probo Laras dan perwakilan panitia Jogja Heboh 2019 yang melepas pelari dari titik start, menyampaikan bahwa event tersebut bertujuan memperkenalkan Kulon Progo ke dunia luar lewat event olahraga.

Sebagaimana diketahui, kabupaten yang berada di bagian barat wilayah DI Yogyakarta ini memiliki banyak obyek wisaya alam yang menarik. Karenanya, Dinas Pariwisata sengaja menggelar berbagai kegiatan di obyek-obyek wisata yang ada, dengan harapan masyarakat luar melihat dan tertarik mengunjungi obyek-obyek wisata tersebut.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan pesta warna di depan panggung utama. Peserta menari dan bersuka ria di antara tetaburan bubuk warna diiringi musik rancak yang dimainkan oleh DJ Fafa.

Gelaran yang diharapkan bisa menjadi event tahunan Pemkab Kulon Progo ini mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk Lembaga Penjamin Simpanan, Air Mancur, Pertamina, Bank BPD DIY, Grab, IKIP PGRI Wates, dll.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kulon progo, lomba lari

Editor : Herdiyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top