Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Bawen Percepat Distribusi Barang

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta menilai pembangunan jalan tol Solo-Yogykarta dan Bawen – Yogyakarta akan membuat arus distribusi barang semakin cepat.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  14:56 WIB
Tol Solo-Jogja dan Tol Jogja-Bawen Percepat Distribusi Barang
Ruas Tol Solo-Ngawi - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG—Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta menilai pembangunan jalan tol Solo-Yogykarta dan Bawen – Yogyakarta akan membuat arus distribusi barang semakin cepat.

Wakil Ketua DPD Aptrindo Jawa Tengah & DIY Bambang Widjanarko, mengungkapkan pembangunan kedua jalan tol tersebut akan sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha truk.

“Karena sudah pasti tol akan mempercepat arus distribusi barang,” kata Bambang kepada Bisnis, Senin (24/6/2019).

Dia menjelaskan, pembangunan jalan  tol sebaiknya jangan sampai terlambat karena akan sulit bagi pemerintah untuk mengatasi kemacetan dibandingkan dengan mencegah kemacetan yang akan terjadi akibat terlambat membangun infrastruktur.

Contoh pembangunan infrastruktur jalan tol yang terlambat, dia menilai adalah jalan tol melayang atau elevated pada ruas Jakarta – Cikampek. Kondisi tersebut, ujarnya membuat kemacetan yang terjadi cukup parah.

Adapun pembangunan jalan tol yang tepat pada waktunya adalah pembangunan jalan tol ke arah Jawa Timur. Pada saat itu, dia menuturkan, waktu tempuh kendaraan dari Solo menuju Kertosono yang berjarak 185 kilometer sudah sering di atas 5 jam.

“Nah, pada waktu-waktu tertentu sekarang ini waktu tempuh antara Yogyakarta dan Solo pun sudah sangat macet, mengingat sepanjang tahun kedua kota tersebut memang sudah tradisi sejak dahulu selalu menjadi icon pariwisata Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan, jumlah perjalanan atau ritase dan volume barang yang diangkut oleh pengusaha truk akan mengalami peningkatan ketika tol Solo – Yogyakarta dan Bawen – Yogyakarta telah terbangun karena arus distribusi barang akan semakin cepat.

Saat ini, lanjutnya, Yogyakarta memiliki peran penting bagi salah satu produsen susu yang banyak beredar di dalam negeri.

Tidak hanya itu, lanjutnya pegunungan di Wonosari, Gunungkidul, Jawa Tengah juga menjadi tempat bagi pemasok nasional terkait dengan calcium calcite. Adapun banyak kerajinan tangan di Yogyakarta yang diekspor ke luar negeri. 

“[Di Yogyakarta] Selain banyak barang kerajinan export, juga bahan mentah untuk berbagai macam industri,” katanya.

Saat ini, asosiasi belum melakukan survei terkait dengan dampak tol Solo – Yogyakarta dan Bawen – Yogyakarta terhadap kinerja pelaku usaha truk. Termasuk terkait dengan tarif tol yang harus berlaku, dan sebagainya.

Dia menuturkan manfaat dan pengeluaran yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha truk masih seimbang terkait dengan tarif jalan tol yang berlaku saat ini.

Oleh karena itu, jika ada pengurangan atau diskon tarif jalan tol, maka benefit yang dinikmati pelaku usaha truk sebesar pengurangan tersebut.

“Banyak hal bisa diirit, namun karena tarifnya masih dianggap terlalu mahal, maka belum ada keuntungan yang signifikan,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

distribusi tol solo-yogyakarta
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top