20 Finalis Mas dan Mbak Boyolali 2019 Diseleksi di Grand Final Minggu 30 Juni

Sebanyak 20 finalis akan bersaing menjadi Mas dan Mbak Boyolali 2019 dalam grand final pemilihan yang akan digelar Minggu (30/6/2019) halaman gedung Lembu Sora kompleks Sekretariat Daerah (Setda) setempat.
Akhmad Ludiyanto
Akhmad Ludiyanto - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  13:34 WIB
Loading the player ...
Kiprah Mas dan Mbak Boyolali 2018 saat mempromosikan pariwisata Boyolali di bawah ini berdasarkan video dari akun Youtube Duta Wisata Boyolali Official.

Bisnis.com, BOYOLALI — Sebanyak 20 finalis akan bersaing menjadi Mas dan Mbak Boyolali 2019 dalam grand final pemilihan yang akan digelar Minggu (30/6/2019) halaman gedung Lembu Sora kompleks Sekretariat Daerah (Setda) setempat.

Mereka akan memaparkan padangan mengenai berbagai materi. Wakil Ketua Paguyuban Duta Wisata Boyolali, Ibnu Nasruloh mengatakan, salah satu materi yang penting dikuasai para finalis adalah pariwisata.

“Materi paling penting yakni kepariwisataan secara khusus yang ada di Boyolali. Kedua adalah ngadi saliro ngadi busana [falsafah perawatan kecantikan yang menyeluruh] dan kepribadian. Karena menurut kami sebagai duta wisata otomatis kepariwisataan yang utama,” ungkapnya, seperti disampaikan dalam rilis Pemkab.

Para finalis yang berusia 17-27 tahun ini diharapkan mampu mengemas kepariwisataan Boyolali menjadi kekinian sesuai dengan perkembangan zaman sehingga tidak kalah dengan pariwisata daerah lain.

Finalis Mas dan Mbak Boyolali 2019./Antara-Bambang Dwi Marwoto

Sementara itu, finalis yang merupakan putra-putri Boyolali ini sebelumnya sudah bersaing melalui berbagai seleksi yang ketat. Seleksi tersebut di antaranya tes fisik, tes tertulis, wawancara, serta potensi diri.

Ada pun untuk menyongsong Grand Final Mas dan Mbak Boyolali tersebut mereka menjalani karantina selama tiga hari berturut turut sejak Jumat hingga Minggu (28-30/6/2019) di Front One Airport Hotel Boyolali.

Sekretaris Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali TH Widi Nugroho mengatakan, siapa pun yang menjadi juara dalam gelaran tersebut dapat lebih mempublikasikan potensi pariwisata yang ada di kabupaten yang dikenal dengan Kota Susu ini.

“Karena setelah menjadi duta wisata Boyolali, mereka akan menyampaikan visi misi serta mempromosikan Boyolali terutama tentang kepariwisataan, baik kepada masyarakat Boyolali maupun luar Boyolali,” ujarnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
boyolali

Sumber : Solopos.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top