Hotel di Soloraya Mulai Kurangi Penggunaan Plastik

Gerakan mengurangi sampah plastik kini mulai merambah sejumlah hotel di Soloraya.
Farida Trisnaningtyas
Farida Trisnaningtyas - Bisnis.com 11 Juli 2019  |  06:44 WIB

Bisnis.com, SOLO — Gerakan mengurangi sampah plastik kini mulai merambah sejumlah hotel di Soloraya. Sederet hotel berbintang ini tak lagi memakai air minum kemasan yang kerap berwadah botol plastik lalu menggantinya dengan menyediakan water jug. 

Asisten Public Relation Manager The Alana and Convention Solo, Angela Stevanie, mengatakan pihaknya mulai menyetop penggunaan air mineral kemasan botol plastik sejak 1 April 2019 lalu. Aksi ini dilakukan tepat setelah peringatan Earth Hour pada 30 Maret 2019 lalu. Selain itu, kampanye pengurangan plastik ini menjadi komitmen bersama hotel berbintang di bawah jaringan Archipelago Internasional.

“Ini sebagai aksi kami mendukung gerakan penyelamatan bumi dengan mengurangi sampah plastik,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Angela menambahkan water jug kini digunakan sebagai pengganti air mineral kemasan baik di masing-masing kamar hotel maupun area meeting room. Bahkan, manajemen menyediakan dispenser di setiap lorong kamar maupun meeting room untuk mengisi ulang water jug.

Sebelumnya, jika dihitung Alana memiliki sebanyak 247 kamar dengan penyediaan air minum kemasan sebanyak 2 botol setiap kamarnya. Jadi, setidaknya dalam sehari hotel menggunakan 494 air mineral botol. Ini belum termasuk penggunaan air mineral kemasan di sejumlah agenda meeting yang setiap hari digelar di ballroom maupun ruang rapat lainnya.

“Memang di awal kami spare cost lumayan untuk pengadaan water jug. Akan tetapi, jika untuk ke depan bakal lebih hemat dan lebih ramah terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah plastik,” imbuhnya.

Menurutnya, setelah ini pengurangan plastik menyasar penggunaan sedotan. Namun demikian, ada dua opsi yang menjadi pertimbangan manajemen, yakni meniadakan sedotan plastik atau mengganti dengan sedotan stainless.

Gerakan serupa juga telah dilakukan Aston Solo Hotel sejak awal April lalu. Public Relation Aston Solo Hotel, Paulina Yuga Delfia, mengatakan hotelnya sudah menerapkan no plastic bottles untuk masing-masing kamar dan meeting room.

“Di kamar sudah tidak ada botol air mineral dan diganti water jug plus gelas. Kami pun menyediakan dispenser untuk isi ulang air panas dan dingin di setiap lantai sehingga para tamu bisa refill sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan manajemen ini memeroleh respons bagus dari para customer. Bahkan, hotel kerap mendapatkan feedback secara langsung maupun review online terkait aksi pengurangan sampah plastik tersebut.

Paulina menghitung Aston Solo dulu menggunakan 500 botol air mineral setiap harinya. Ini termasuk untuk kamar dan ruang meeting yang terpakai. Kini semua air botol diganti water jug yang ada sekitar 250 buah untuk kamar dan ruang meeting.

Setelah ini, manajemen juga akan mengganti penggunaan sedotan plastik dengan paper straw. Meskipun begitu, pihaknya masih menyediakan air botol di restoran dengan jumlah terbatas untuk tamu yang hendak membeli air mineral.

Sementara itu, Harris Hotel and Conventions Center Solo juga mendukung gerakan tersebut dengan mulai mengganti sedotan plastik dengan sedotan kertas. Marketing Communication Harris Hotel and Conventions Center Solo, Daniyal Faqih, mengatakan penggantian sedotan ini sejak 28 April 2019 lalu.

“Kami juga tidak memberikan sedotan saat serve minuman. Kalau tamu minta, baru kami berikan. Sejauh ini sudah banyak tamu yang teredukasi sehingga mereka jarang yang meminta sedotan,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perhotelan, ramah lingkungan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top