Survei BI : Optimisme Konsumen di Jateng Masih Terjaga

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia September 2019 kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap perekonomian Jawa Tengah masih berada pada level optimis.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  18:46 WIB
Survei BI : Optimisme Konsumen di Jateng Masih Terjaga
ilustrasi Bank Indonesia

Bisnis.com, SEMARANG - Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia September 2019 kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap perekonomian Jawa Tengah masih berada pada level optimis.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2019 di atas 100, yaitu tercatat sebesar 136,55.

Kepala Perwakilan BI Jateng Soekowardojo mengatakan, optimisme konsumen berasal dari keyakinan konsumen terhadap membaiknya kondisi ekonomi saat ini dan kondisi ekonomi ke depan.

"Hal tersebut tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) September 2019 yang berada pada level optimis sebesar 123,67, didorong oleh keyakinan konsumen terhadap tingkat penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama," kata Soeko melalui siaran pers yang diterima Bisnis Kamis (3/10/2019).

Sementara itu lanjut dia,Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) untuk 6 bulan ke depan juga berada pada level optimis yang tercatat sebesar 149,43, didorong oleh ekspektasi terhadap kenaikan penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha.

"Ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga 3 bulan mendatang [Desember 2019] meningkat, terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang sebesar 177,17, lebih tinggi 7,96 poin dari IEH Agustus 2019 sebesar 169,21," katanya.

Dia menambahkan, ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga terutama didorong oleh pengaruh hari raya keagamaan dan tahun baru, serta kenaikan TTL.

Selain itu lanjutnya, ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga 6 bulan mendatang (Maret 2020) juga mengalami peningkatan, tercermin dari IEH 6 bulan mendatang sebesar 184,65, lebih tinggi 6,79 poin dari IEH Agustus 2019 sebesar 177,86. Ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga ini dipengaruhi oleh adanya dampak kenaikan TTL dan harga BBM. 

Menurutnya, jika dilihat dari akses ke perbankan, ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan jumlah tabungan pada 6 bulan mendatang (Maret 2020) mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi kenaikan jumlah tabungan sebesar 135,42, lebih tinggi 0,75 poin dari indeks sebelumnya sebesar 134,67.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, jateng

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top