Jateng Siap Bentuk Satgas Sampah di Desa

Kongres Sampah merekomendasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk segera mengeluarkan kebijakan agar seluruh desa di Jawa Tengah membuat Satgas Sampah.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 13 Oktober 2019  |  21:38 WIB
Jateng Siap Bentuk Satgas Sampah di Desa
Petugas membersihkan sampah - Antara/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, SEMARANG—Kongres Sampah merekomendasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk segera mengeluarkan kebijakan agar seluruh desa di Jawa Tengah membuat Satgas Sampah.

Putut Yulianto, panitia Kongres Sampah Jateng, mengatakan sidang Kongres Sampah yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (12-13/10/2019) telah menyepakati langkah-langkah penanganan sampah dalam aksi nyata.

“Kami menyepakati agar Gubernur menginstruksikan kepada Desa dan Kelurahan untuk segera membentuk Satgas Sampah yang bertugas melakukan penegakan regulasi pengelolaan sampah. Sudah ada embrio Satgas Sampah di Desa Kesongo yang merupakan Tim Peduli Sampah Desa,” kata Putut, Minggu (13/10/2019).

Desa Kesongo di Kabupaten Semarang, memang terpilih sebagai tempat Kongres Sampah, karena warganya dalam satu tahun terakhir menerapkan pola pemilahan sampah sejak dalam rumah.

Pemilahan sampah juga dilakukan lewat adanya dua keranjang sampah di depan rumah, yakni organic dan non organic. Tidak berhenti di situ, alat pengangkut sampah juga ada pembedaan berdasarkan jenisnya.

Sampai di Tempat Penampungan Sementara (TPS), sampah tersebut dapat dilipih lagi untuk didaur ulang menjadi berbagai produk.

“Agar semua desa bisa menerapkan seperti itu, Gubernur bisa memberikan insentif bagi semua pihak yang telah mengembangkan temuan, karya dan produk pengelolaan sampah yang berbasis kearifan lokal,” katanya.
 
Untuk membantu pelaksanaan teknis pengelolaan sampah di Jateng, sidang Kongres Sampah telah menyepakati terbentuknya Dewan Konsorsium Sampah Jateng.

Dewan Konsorsium tersebut dibawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan perwakilan semua komponen peserta kongres mencakup unsur pemerintahan, akademisi, aktivis, pengusaha, dan masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top